Harapan Cepat Berujung Kecewa! Pemasangan kWh Baru via PLN Mobile Dikeluhkan Lambat oleh Warga Malangbong

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut kompas1.id  – Lamanya proses pemasangan kWh meter baru yang diajukan melalui layanan satu pintu di aplikasi PLN Mobile menuai keluhan dari sejumlah warga. Aplikasi yang diharapkan menjadi solusi percepatan layanan justru dinilai belum sepenuhnya memberikan kemudahan sesuai harapan masyarakat. Rabu 18/03/26

Salah satu konsumen asal Kecamatan Malangbong, berinisial S (28), mengungkapkan kekecewaannya atas lambannya proses pemasangan kWh meter yang telah ia ajukan.
“Padahal semua proses sudah saya tempuh, mulai dari pengajuan hingga survei lokasi. Tim juga sudah datang melakukan pengecekan, bahkan sertifikat NIDI dan SLO sudah terbit. Di riwayat pesanan aplikasi juga sudah ada pemberitahuan bahwa SLO terbit, artinya sudah masuk tahap pemasangan kWh. Tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya kepada awak media.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat yang berharap layanan digital melalui PLN Mobile dapat mempercepat proses pemasangan listrik baru secara transparan dan efisien.
Warga menilai, kehadiran layanan satu pintu seharusnya mampu memangkas waktu dan prosedur yang berbelit. Terlebih, biaya yang tercantum dalam aplikasi dinilai lebih terjangkau dibandingkan pengajuan melalui kantor langsung maupun melalui pihak ketiga (vendor) yang bekerja sama dengan PLN.
Namun demikian, lambannya realisasi di lapangan justru menjadi catatan serius bagi peningkatan kualitas pelayanan. Masyarakat berharap pihak PLN (Perusahaan Listrik Negara) dapat segera melakukan evaluasi, khususnya dalam hal kecepatan tindak lanjut pemasangan kWh baru.

Selain itu, konsumen juga berharap sistem layanan digital benar-benar mampu menjadi solusi yang memudahkan, bukan justru menambah ketidakpastian. Apalagi di tengah kondisi tarif listrik yang terus mengalami penyesuaian, masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, pasti, dan profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Petugas membersihkan material lumpur dan sampah di jalan dan selokan warga.
Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang,
Penemuan Mayat di Cikelet Gegerkan Warga, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat
Polsek Banjarwangi Tangani Laka Truk Pasir Terguling di Jalur Cikondang
Polsek Leuwigoong Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api di Jembatan Rel
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:03 WIB

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan

Rabu, 22 April 2026 - 12:02 WIB

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan

Sabtu, 4 April 2026 - 04:55 WIB

Petugas membersihkan material lumpur dan sampah di jalan dan selokan warga.

Kamis, 2 April 2026 - 08:54 WIB

Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang,

Rabu, 1 April 2026 - 23:39 WIB

Penemuan Mayat di Cikelet Gegerkan Warga, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian

Berita Terbaru