Kompas1.id
Pada Senin, 2 Maret 2026, suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Kantor Inspektorat Kabupaten Kapuas Hulu saat awak media Kompas1id dan Liputan6.com melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi. Kehadiran insan pers tersebut disambut langsung oleh Bung Tomo, S.Hut., M.M., dengan sikap ramah, terbuka, dan bersahaja, mencerminkan komitmen pelayanan publik yang humanis dan profesional.
Pertemuan yang berlangsung di ruang utama kantor Inspektorat itu menjadi ajang diskusi konstruktif terkait berbagai persoalan desa di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Dalam suasana penuh kekeluargaan, dialog berjalan aktif dengan sejumlah pertanyaan yang disampaikan awak media seputar tata kelola pemerintahan desa, pengawasan penggunaan anggaran, hingga transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program pembangunan.
Dalam pemaparannya, Bung Tomo menjelaskan bahwa Inspektorat memiliki peran strategis sebagai aparat pengawasan internal pemerintah daerah. Fungsi pengawasan tersebut tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga preventif dan pembinaan. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mengawal pengelolaan dana desa agar tepat sasaran, transparan, serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga pembinaan. Tujuan kami bukan mencari kesalahan, melainkan memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dengan tegas.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pendampingan terhadap aparatur desa menjadi prioritas penting, terutama dalam meningkatkan pemahaman regulasi, penyusunan administrasi keuangan, serta pelaporan pertanggungjawaban. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan agar potensi penyimpangan dapat diminimalkan sejak dini.
Dalam diskusi tersebut juga mengemuka berbagai tantangan yang dihadapi desa, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, akses informasi yang belum merata, hingga dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Inspektorat, lanjutnya, terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pembinaan berkelanjutan dan koordinasi lintas sektor.
Awak media turut menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam membangun transparansi publik. Peran media dinilai strategis sebagai kontrol sosial sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat luas.
Bung Tomo menyambut baik hal tersebut. “Media adalah jembatan informasi. Dengan pemberitaan yang objektif dan konstruktif, masyarakat dapat memahami proses dan mekanisme yang berjalan di pemerintahan, termasuk di tingkat desa. Sinergi ini penting agar pembangunan berjalan dengan pengawasan publik yang sehat,” tambahnya.
Pertemuan yang berlangsung dengan penuh keterbukaan itu diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Kapuas Hulu.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat kolaborasi antara Inspektorat dan media, sekaligus mendorong terciptanya pemerintahan desa yang profesional, berintegritas, serta berpihak pada kepentingan masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan yang merata dan berkeadilan.
Jurnalis Effendy










