CIPAYUNG GARUT GELAR AKSI DAN SERAHKAN “KADO KRITIK” DI MOMENTUM HARI JADI GARUT

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut kompas1.id,
18 Februari 2025 — Sekitar pukul 13.30 WIB, aliansi Cipayung Plus Kabupaten Garut yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Garut.

Aksi yang mengusung tajuk “Hari Jadi ‘Jadi-an’ Garut” tersebut merupakan bentuk refleksi kritis mahasiswa terhadap berbagai persoalan daerah yang dinilai belum terselesaikan secara substantif. Massa aksi menyoroti isu kemiskinan, persoalan tata kelola kesehatan, dugaan carut-marut pertanahan, problem perumahan dan permukiman, hingga pelayanan publik yang belum optimal.

Dalam aksi tersebut, Cipayung Plus juga menyerahkan “kado” simbolik kepada Pemerintah Kabupaten Garut berupa desain poster kritik yang memuat potret dan inisial sejumlah pejabat/instansi, sebagai bentuk pengingat atas berbagai polemik yang berkembang di ruang publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poster tersebut memuat narasi satir “Selamat Hari Jadi ‘Jadi-an’ Garut” serta menampilkan beberapa isu yang dikaitkan dengan instansi terkait, antara lain:
• Dinas Kesehatan
• Perkim
• ATR/BPN
• RSUD

Baca Juga:  Arus Mudik Meningkat, Polres Garut Lakukan 6 Kali One Way di Jalur Limbangan-Malangbong

Koordinator aksi menyampaikan bahwa “kado” tersebut bukan dimaksudkan sebagai serangan personal, melainkan kritik kebijakan dan kinerja kelembagaan.

“Ini adalah bentuk cinta kami kepada Garut. Hari jadi seharusnya menjadi momen evaluasi, bukan sekadar seremoni. Jika masih banyak problem struktural yang belum dibenahi, maka wajar jika kami menyebutnya ‘jadi-an’,” ujarnya dalam orasi.

Cipayung Plus menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan publik secara objektif, berbasis data, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Mahasiswa, sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, memiliki tanggung jawab moral untuk menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Aksi berlangsung secara tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Perwakilan massa aksi juga membuka ruang dialog apabila Pemerintah Kabupaten Garut bersedia melakukan audiensi terbuka guna membahas tuntutan yang disampaikan. (Ridickpuad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Petugas membersihkan material lumpur dan sampah di jalan dan selokan warga.
Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang,
Penemuan Mayat di Cikelet Gegerkan Warga, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat
Polsek Banjarwangi Tangani Laka Truk Pasir Terguling di Jalur Cikondang
Polsek Leuwigoong Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api di Jembatan Rel
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:03 WIB

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan

Rabu, 22 April 2026 - 12:02 WIB

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan

Sabtu, 4 April 2026 - 04:55 WIB

Petugas membersihkan material lumpur dan sampah di jalan dan selokan warga.

Kamis, 2 April 2026 - 08:54 WIB

Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang,

Rabu, 1 April 2026 - 23:39 WIB

Penemuan Mayat di Cikelet Gegerkan Warga, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB