SERANG Kompas1.id
— Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 yang digelar di Kota Serang, Provinsi Banten, Senin (09/02/2026).
Puncak HPN 2026 dilaksanakan di kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Meski sebelumnya dijadwalkan menutup rangkaian kegiatan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tidak hadir secara langsung maupun melalui sambungan daring hingga acara berakhir.
Kendati tanpa kehadiran Presiden, pelaksanaan HPN 2026 tetap berlangsung lancar dan khidmat. Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat negara, menteri kabinet, kepala daerah, pimpinan organisasi pers, serta ribuan insan pers dari berbagai daerah di Indonesia.
Gubernur Banten Andra Soni dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para insan pers dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya HPN 2026 di Provinsi Banten. Ia menegaskan bahwa HPN merupakan momentum penting untuk memperkuat peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
“HPN adalah ruang refleksi bagi insan pers untuk terus menjaga profesionalisme, independensi, serta tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Andra Soni.
Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyampaikan bahwa substansi peringatan HPN tetap tercapai meskipun tanpa kehadiran Presiden. Menurutnya, esensi HPN terletak pada kehadiran insan pers dari seluruh Indonesia serta rangkaian diskusi dan konvensi media yang digelar.
Ketua PWI Kabupaten Ogan Ilir, Fredi Kurniawan, mengatakan sebanyak 30 pengurus dan anggota PWI Ogan Ilir turut ambil bagian dalam peringatan HPN 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) PWI ke-80.
“Alhamdulillah, kami dapat hadir dalam peringatan Hari Pers Nasional yang dipusatkan di Kota Serang, Provinsi Banten. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi serta berbagi wawasan dengan rekan-rekan insan pers dari seluruh tanah air,” ujar Fredi.
Ia menambahkan, keikutsertaan PWI Ogan Ilir diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalisme wartawan daerah dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai kode etik dan peraturan perundang-undangan.
Hari Pers Nasional diperingati setiap 9 Februari, bertepatan dengan hari lahir PWI, sebagai bentuk penghargaan terhadap peran pers nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan, demokrasi, serta pembangunan bangsa. Pewarta Iskadi .










