Kompas1.id || Seorang kreator konten asal Cianjur, Jawa Barat, yang dikenal dengan nama Mak Mak Daster, menjadi sorotan publik setelah unggahan videonya memicu kontroversi di media sosial.
Dalam konten tersebut, ia memperlihatkan aksi menginjak-injak area kuburan serta menendang papan nisan demi menarik perhatian dan meningkatkan jumlah penonton.
Aksi tersebut menuai kecaman keras dari warganet karena dinilai tidak etis dan menyinggung nilai moral serta kepercayaan banyak pihak.
Gelombang kritik yang membanjiri kolom komentar akhirnya mendorong sang kreator untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf secara terbuka. Ia mengakui kesalahan, menyatakan penyesalan atas konten yang dibuat, serta berjanji untuk lebih berhati-hati ke depannya.
Dalam klarifikasinya, kreator tersebut juga menjelaskan bahwa kuburan yang digunakan dalam video bukanlah kuburan asli, melainkan properti palsu yang dibuat khusus untuk kebutuhan konten.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya bijak dalam bermedia sosial. Berkarya dan membuat konten tentu sah-sah saja, namun tetap harus memperhatikan adab, etika, serta dampak yang ditimbulkan.
Konten yang baik bukan hanya menghibur, tetapi juga memberi nilai positif dan edukatif.Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bersama agar lebih bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.(Red)










