- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung,kompas1.id.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat menggelar Diskusi Publik bertema “Urgensi Pengesahan RUU Perampasan Aset” di Cafe Armor Genuine Urban Forest, Leuwipanjang, Bandung, Jumat (19/9/2025).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ronald Aristone Sinaga (Bro Ron) selaku Wakil Ketua DPW PSI Jawa Barat, Dra. Mudiyati Rahmatunnisa, M.A., Ph.D. (Kaprodi Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Padjadjaran), serta Sugeng Teguh Santoso (Ketua Indonesia Police Watch/IPW). Adapun keynote speaker disampaikan oleh Iwan Koswara, S.Pd.I., Anggota DPRD Jawa Barat. Presiden Mahasiswa UNISBA, Kamal Rahmatullah, juga turut hadir dalam forum ini. Diskusi dipandu oleh Fauziah, mahasiswi UIN Bandung.

Sekretaris DPW PSI Jawa Barat sekaligus Ketua Pelaksana, Sendi Fardiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan serupa tidak hanya digelar di Jawa Barat, tetapi juga hampir di seluruh provinsi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diskusi ini lahir dari dorongan masyarakat yang kita lihat di media sosial terkait meningkatnya kasus korupsi. Kami juga telah melakukan lobi politik dengan partai lain, agar suara publik benar-benar diperhatikan. Kehadiran mahasiswa dan komunitas ojol hari ini penting supaya masukan yang hadir lebih komprehensif,” ujar Sendi.

Sementara itu, Ronald Aristone Sinaga menegaskan pentingnya percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset. Menurutnya, perampasan aset merupakan instrumen efektif dalam pemberantasan korupsi, dan harus dijauhkan dari kepentingan politik.

“UU ini harus dikawal bersama agar benar-benar menjadi alternatif hukum yang bisa memperbaiki keadaan, bukan sekadar jargon. Semua elemen harus ikut serta mengawalnya,” tegas Ronald.

Dalam forum ini, perwakilan komunitas ojek online (ojol) dan masyarakat yang hadir memberikan apresiasi terhadap inisiatif PSI Jawa Barat. Mereka berharap agar pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset, karena diyakini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi sekaligus mengembalikan aset negara untuk kesejahteraan rakyat.

Baca Juga:  Slamet Aryadi Anggota DPR RI Fraksi PAN Sekjen BM PAN Hadiri Pelantikan Varel Bramesta di Bandung

“Kami sebagai masyarakat kecil sangat mendukung adanya undang-undang ini. Koruptor sudah merugikan negara dan rakyat, jadi asetnya memang harus dirampas. Jangan hanya wacana, tapi harus segera diterapkan,” ujar salah satu perwakilan komunitas ojol.

Senada dengan itu, perwakilan mahasiswa menilai diskusi publik ini menjadi ruang penting untuk mengedukasi generasi muda mengenai urgensi pemberantasan korupsi. Mereka menyampaikan apresiasi kepada PSI yang membuka ruang dialog, sekaligus berharap agar RUU Perampasan Aset segera disahkan demi terciptanya Indonesia yang lebih bersih.

“Mahasiswa melihat ini momentum penting. Jangan sampai korupsi terus merusak bangsa. Kami berharap RUU ini benar-benar diprioritaskan agar generasi muda bisa melihat contoh nyata bahwa negara serius melawan korupsi,” ungkap Presiden Mahasiswa UNISBA, Kamal Rahmatullah.

Selain itu, masyarakat umum yang hadir juga menyampaikan pesan agar pemerintah tidak lagi menunda pengesahan RUU tersebut. “Kami sebagai rakyat kecil sangat dirugikan akibat korupsi. Kami minta pemerintah segera menerapkan UU Perampasan Aset ini supaya uang negara bisa kembali dan digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan masuk kantong koruptor,” tegas salah satu warga yang hadir dalam diskusi.

Acara ditutup dengan pembacaan deklarasi dukungan terhadap pengesahan RUU Perampasan Aset. Para peserta menyatakan komitmen untuk mengawal penegakan hukum, menjaga integritas, serta bersatu dalam perjuangan mewujudkan Indonesia yang adil, bersih, dan bermartabat.
Report: Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC PKB Kabupaten Bandung Sembelih 5 Sapi Kurban di Idul Adha, Perkuat Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Anggota Fraksi PDI Perjuangan Nia Purnakania Jalankan Tugas dan Fungsi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Patrolsari
KDM Hadiri Rakernas PAN, Tegaskan Pentingnya Sinergi Antarpartai untuk Pembangunan
‎Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil Sri Lestari Mundur, Proses PAW Mulai Berjalan ‎
Pelatihan Keamanan Pangan, Dewan DPR-RI Asep Romy Romaya: ​Komitmen Nyata Menjaga Standar Keamanan Pangan di Kabupaten Bandung
Wacana baru dari Komisi Pemberantasan Korupsi memicu Perdebatan di Kalangan Partai Politik.
Rumor Yang Beredar Di Tengah Masyarakat Terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRK Aceh Singkil ‎
‎Momentum Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Aceh Singkil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:08 WIB

PAC PKB Kabupaten Bandung Sembelih 5 Sapi Kurban di Idul Adha, Perkuat Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 05:07 WIB

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Nia Purnakania Jalankan Tugas dan Fungsi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Patrolsari

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:57 WIB

KDM Hadiri Rakernas PAN, Tegaskan Pentingnya Sinergi Antarpartai untuk Pembangunan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:04 WIB

‎Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil Sri Lestari Mundur, Proses PAW Mulai Berjalan ‎

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:37 WIB

Pelatihan Keamanan Pangan, Dewan DPR-RI Asep Romy Romaya: ​Komitmen Nyata Menjaga Standar Keamanan Pangan di Kabupaten Bandung

Berita Terbaru