KOMPAS1.ID
BANDUNG – Seluruh penjuru Kota Bandung berubah menjadi lautan biru pada Minggu, 24 Mei 2026. Suara sorak sorai, kibaran bendera, dan deru kendaraan mengisi jalanan, menjadi bukti kegembiraan warga dan Bobotoh menyambut keberhasilan Persib Bandung yang resmi merengkuh gelar juara Super League 2026. Di tengah riuh rendah perayaan dan guyuran gerimis yang membasahi kota, sebuah pemandangan penuh makna turut menghiasi konvoi kemenangan: kehadiran para relawan kemanusiaan yang bersiaga menjaga keselamatan sesama pendukung.
Berbeda dengan warga yang larut dalam euforia, deretan armada bertuliskan Lendeng Fast Rescue (LFR) dari Biro Kesehatan tampak berdisiaga di sepanjang rute konvoi. Para relawan berdiri siaga, memantau setiap gerakan rombongan warga demi memastikan perayaan berjalan aman dan terkendali. Gerakan ini merupakan wujud nyata dari program “LFR Peduli”, yang hadir membawa semboyan bahwa “Tidak ada investasi yang lebih berharga daripada kesehatan”.
Menyadari risiko kelelahan fisik, dehidrasi, maupun potensi kejadian tak terduga di jalan raya akibat antusiasme yang meluap, LFR menurunkan tim medis lengkap beserta ambulans siaga darurat. Posko kesehatan keliling ini disiapkan khusus untuk memberikan pertolongan pertama bagi siapa saja warga atau Bobotoh yang membutuhkan bantuan medis di tengah keramaian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ikut bangga dan bahagia Persib menjadi juara. Namun bagi kami, kebahagiaan ini baru terasa lengkap jika seluruh Bobotoh bisa pulang ke rumah dan bertemu keluarga dalam keadaan sehat dan selamat,” ungkap salah satu perwakilan relawan yang bertugas di lapangan.
Kehadiran kelompok relawan seperti Lendeng Fast Rescue dan Lendeng N D’Gank menjadi bukti bahwa menjadi pendukung Persib tidak hanya sebatas bersorak di tribun atau merayakan kemenangan di jalanan. Lebih dari itu, hal ini menegaskan identitas Bobotoh sejati yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
Sinergi indah antara warga yang meluapkan kebahagiaan dan relawan yang mengawal keselamatan menjadi gambaran nyata bahwa Bandung bukan sekadar kota yang fanatik terhadap sepak bola, melainkan kota yang memiliki jiwa kemanusiaan yang kuat.
Perayaan kemenangan tahun ini pun meninggalkan pesan mendalam: menjadi juara tidak hanya soal prestasi di atas lapangan, tetapi juga bagaimana menjaga ketertiban dan keselamatan diri serta orang lain. Apresiasi setinggi-tingginya layak disematkan bagi para relawan kesehatan, petugas keamanan, dan seluruh elemen masyarakat yang mengesampingkan pesta demi menjaga keamanan bersama.
Wilujeng juara Persib Bandung. Mari teruskan euforia ini dengan tertib di jalan raya, jaga kesehatan, dan pastikan pulang dengan selamat, karena keluarga di rumah tengah menanti senyum kemenangan kita.
(Bob Hariawan/ Kabiro Kota Bandung)














