Ribuan Warga Padati Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Museum Batutulis, Semarakkan Milangkala Tatar Sunda

Berita, Budaya36 Dilihat

BOGOR KOMPAS1.ID
Semangat menjaga dan melestarikan warisan budaya tampak begitu kental menyelimuti kawasan Batutulis, Kota Bogor, pada malam Jumat, 8 Mei 2026. Ribuan warga berbondong-bondong memadati jalanan dan area sekitar Museum Batutulis untuk menyaksikan langsung pembukaan Kirab Budaya Mahkota Binokasih, acara sakral yang digelar dalam rangka memperingati milangkala atau hari jadi Tatar Sunda.

Secara resmi dibuka di halaman Museum Batutulis, acara ini menampilkan iring-iringan prosesi budaya yang sangat memukau dan sarat makna sejarah. Antusiasme masyarakat yang luar biasa besar bahkan membuat arus lalu lintas di jalur utama menuju lokasi acara mengalami kepadatan yang sangat tinggi, hingga sempat terasa seperti ditutup total karena kerumunan warga yang tumpah ruah.

banner 336x280

Mahkota Binokasih menjadi daya tarik utama sekaligus jiwa dari gelaran ini. Benda bersejarah yang merupakan simbol kekuasaan, kehormatan, dan kejayaan Kerajaan Pajajaran ini dikirabkan dengan pengawalan ketat, diiringi alunan musik tradisional Sunda yang syahdu. Suasana magis dan penuh rasa hormat begitu terasa, seolah membawa ingatan semua yang hadir kembali ke masa keemasan sejarah Tatar Sunda.

Menambah kemeriahan, para peserta kirab tampil mengenakan pakaian adat khas Bogor dan Tatar Sunda yang berwarna-warni. Berbagai atraksi seni dan pertunjukan budaya dipersembahkan sepanjang rute perjalanan, membuat suasana malam itu semakin hidup dan berkesan mendalam.

Tingginya animo masyarakat membuat petugas dari Dinas Perhubungan dan kepolisian harus bekerja ekstra mengatur situasi. Dari pantauan di lapangan dan rekaman video yang beredar, terlihat kerumunan massa bercampur dengan kendaraan bermotor sehingga menciptakan antrean panjang dan kemacetan. Di tengah padatnya situasi, terdengar seruan warga yang menginformasikan, “Ditutup total, ditutup total!” kepada pengguna jalan lain.

Meski harus berdesakan dan menghadapi kemacetan, warga terlihat tetap sabar dan antusias menunggu momen melintasnya iring-iringan mahkota yang melegenda tersebut. Banyak di antara mereka mengaku rela mengorbankan waktu dan kenyamanan, demi bisa melihat langsung simbol kebanggaan besar masyarakat Sunda itu secara dekat.

Selain sebagai tontonan yang meriah, penyelenggaraan Kirab Budaya Mahkota Binokasih tahun 2026 ini juga mengusung misi penting pelestarian budaya. Acara ini diharapkan menjadi sarana edukasi yang efektif, agar generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan bangga terhadap sejarah serta akar budaya leluhurnya sendiri.

Bagi masyarakat yang berencana melintasi kawasan Batutulis hingga larut malam ini, pihak penyelenggara dan petugas menyarankan untuk menggunakan jalur alternatif. Hal ini dikarenakan penumpukan kendaraan dan kerumunan warga masih terlihat padat dan berlangsung hingga berita ini diturunkan.

Bob Hariawan
Kabiro Kota Bandung

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *