Ketua MPC PP Sesalkan Atas Penolakan Siswi Berprestasi di MTsN 2 Lampung Utara

Berita, Pendidikan241 Dilihat

KOTABUMI – kOMPAS1.id || Menyikapi penolakan terhadap siswi berprestasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di MTsN 2 Lampung Utara, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Lampung Utara Awari Darwin, melalui Sekretaris Umum Ansori Dekarie, menyampaikan keprihatinan mendalam.

Pernyataan tersebut disampaikan Ansori Dekari saat dimintai tanggapan terkait kasus yang kini menjadi perhatian publik.

banner 336x280

Menurut Ansori, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. “Hal ini sangat disayangkan, mengingat dunia pendidikan adalah hak dasar setiap anak bangsa.

Apalagi yang ditolak adalah siswi berprestasi yang seharusnya mendapat apresiasi dan ruang untuk terus berkembang,” tegasnya.

Ia menilai prestasi seharusnya menjadi pertimbangan utama, bukan justru menjadi penghambat.

Ansori menambahkan, proses PPDB harus berjalan transparan, adil, dan akuntabel sesuai regulasi yang berlaku.

Jika terdapat alasan administratif atau teknis, pihak madrasah wajib menyampaikannya secara terbuka kepada orang tua dan mencari solusi terbaik.

“Jangan sampai anak-anak kehilangan motivasi belajar hanya karena miskomunikasi atau kekakuan sistem,” ujarnya.

MPC Pemuda Pancasila Lampung Utara mendesak Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara dan pihak MTsN 2 untuk segera melakukan evaluasi.

Awari Darwin melalui Ansori Dekarie meminta agar kasus ini ditangani dengan bijak dan mengedepankan kepentingan peserta didik.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Kita tidak boleh mengorbankan potensi anak hanya karena persoalan prosedur,” kata Ansori.

Lebih lanjut, Ansori mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kasus ini sebagai bahan refleksi bersama.

Sinergi antara sekolah, pemerintah, dan organisasi masyarakat diperlukan agar sistem penerimaan siswa baru benar-benar berpihak pada keadilan dan kualitas pendidikan.

MPC Pemuda Pancasila Lampung Utara menyatakan siap mengawal dan memfasilitasi mediasi antara pihak orang tua siswi dengan MTsN 2 Lampung Utara.

“Kami berharap ada jalan tengah yang baik. Prinsipnya, jangan sampai ada anak Lampung Utara yang putus asa mengenyam pendidikan karena ditolak tanpa alasan yang jelas,” tutup Ansori Dekarie. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *