Metro, Lampung,– KOMPAS1.id || Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswi SMK Negeri 3 Metro dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat Kota Metro.
Winda Ferda Humairoh, atlet renang binaan Club PR KOMET sekaligus siswi kelas XI TKJ A SMKN 3 Metro, sukses memborong empat medali emas dan dinobatkan sebagai perenang terbaik.
Kejuaraan seleksi O2SN tingkat Kota Metro tersebut digelar di Kolam Renang Tejosari Indah, 24 A Metro Timur, Kota Metro, Kamis (7/5/2026).
Berkat penampilan gemilangnya, Winda dipastikan akan mewakili Kota Metro pada cabang olahraga renang di ajang O2SN tingkat Provinsi Lampung.
Winda berhasil menjadi yang terbaik pada empat nomor perlombaan, yakni:
50 meter gaya dada
50 meter gaya kupu-kupu
50 meter gaya punggung
50 meter gaya bebas
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih empat medali emas dari empat nomor yang diperlombakan dan dipercaya mewakili SMKN 3 Metro pada O2SN cabang renang. InsyaAllah saya akan memberikan yang terbaik saat bertanding di tingkat provinsi,” ujar Winda.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan dukungan penuh selama persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala SMKN 3 Metro Ibu Erlian Eka Damayanti, S.Kom., M.T.I., para guru, staf, teman-teman, dan seluruh keluarga besar SMKN 3 Metro yang selalu memberikan dukungan. Bahkan saya rela meninggalkan kegiatan Kunjungan Industri demi membawa nama baik sekolah di ajang O2SN,” ungkapnya.
Secara terpisah, Kepala SMKN 3 Metro, Erlian Eka Damayanti, menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa yang diraih anak didiknya.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa pengembangan bakat, sportivitas, disiplin, dan karakter unggul terus tumbuh di lingkungan SMKN 3 Metro. Terima kasih kepada Winda yang telah mengharumkan nama sekolah dengan meraih empat medali emas dan siap melangkah ke tingkat Provinsi,” tegasnya.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, menuju generasi unggul Indonesia Emas 2045.
(Red/*)













