Hati Warga Terdampak Bencana Berbunga, Jadup Aceh Singkil Cair, Data Tahap Berikutnya Diusulkan ‎

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
– Penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Singkil masih berlangsung hingga Rabu, 29 April 2026.

‎Sebagian besar bantuan jaminan hidup korban terdampak banjir Aceh Singkil sudah disalurkan, sisanya masih dalam proses.

‎Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh Singkil, Ali Hasmi Pohan, mengatakan distribusi bantuan dari Kementerian Sosial untuk korban terdampak banjir disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

‎”Khusus Aceh Singkil dilakukan  di dua titik layanan. Calon penerima lain sedang proses, sebagian besar sudah selesai,” kata Ali Hasmi saat dihubungi.

‎Data Dinas Sosial mencatat sebanyak 605 kepala keluarga (KK) menjadi penerima bantuan. Rinciannya, 191 KK menerima melalui Kantor Pos Cabang Pembantu Rimo, sementara 414 KK lainnya disalurkan melalui Kantor Pos Cabang Pembantu Singkil.

‎Di tengah proses penyaluran itu, Dinas Sosial juga mulai menyiapkan usulan tahap berikutnya untuk di follow-up ke Kementerian Sosial.

‎Dikatakan, pada 13 April 2026, Dinsos  telah mengirim surat kepada 54 kepala desa untuk meminta data by name by address (BNBA) warga terdampak banjir dan longsor.

‎Menurut Ali Hasmi, pengumpulan data tersebut menjadi dasar pengajuan bantuan lanjutan ke pemerintah pusat. Ia menyebut Kementerian Sosial membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mengusulkan tambahan penerima bantuan.

‎”Ini sesuai pembicaraan via telepon antara Bupati Aceh Singkil dan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Kemensos. Kemensos mempersilakan kirim data usulan,” ujarnya.

‎Langkah ini diambil seiring masih adanya warga terdampak bencana yang belum terakomodasi dalam penyaluran tahap awal.

‎Pemerintah daerah menargetkan proses pendataan dan pengusulan dapat segera rampung agar bantuan berikutnya bisa segera dicairkan.

‎”Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlewati atau tidak terdata, namun perlu diverifikasi agar tidak ada data ganda. Integritas data adalah kunci agar pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat Aceh Singkil berjalan akseleratif, pasca bencana alam,” pungkasnya.

‎Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Patroli Presisi dan KRYD Ops Jaran Lodaya 2026 Antisipasi C3*
Menyikapi Gempa Bitung: Kesiapsiagaan Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan
SUARA DARI PEDALAMAN: UNTUK APA MEMILIKI WAKIL RAKYAT JIKA RAKYAT MASIH TERTINGGAL?
*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*
Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras
Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan
**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**
📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:45 WIB

Gelar Patroli Presisi dan KRYD Ops Jaran Lodaya 2026 Antisipasi C3*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:24 WIB

Menyikapi Gempa Bitung: Kesiapsiagaan Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:37 WIB

SUARA DARI PEDALAMAN: UNTUK APA MEMILIKI WAKIL RAKYAT JIKA RAKYAT MASIH TERTINGGAL?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:25 WIB

*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:16 WIB

Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras

Berita Terbaru