KEPALA DESA MALAKASARI BERSAMA CAMAT BALEENDAH DAN CAMAT PAMEUNGPEUK KOLABORASI BERSIHKAN SAMPAH LIAR

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BANDUNG, 28 April 2026 – Pemerintah Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung bersama unsur pimpinan dari dua wilayah kerja yakni Camat Baleendah dan Camat Pameungpeuk, menggelar kerja bakti massal dalam rangka membersihkan tumpukan sampah liar yang mengganggu lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung secara bersemangat dan dihadiri pula oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Latar Belakang Kegiatan

Desa Malakasari yang dulunya merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Pameungpeuk sebelum pemekaran wilayah, kini masuk ke dalam administrasi Kecamatan Baleendah. Namun, masalah sampah yang ada sering kali menyebar dan memengaruhi wilayah antar kecamatan, terutama di daerah perbatasan dan aliran sungai yang menghubungkan kedua wilayah. Hal inilah yang mendorong terjalinnya kerja sama lintas wilayah untuk menangani persoalan secara bersama-sama dan menyeluruh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Malakasari, Kiki Hanepi, menyatakan bahwa penumpukan sampah liar yang tidak tertangani tidak hanya merusak keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir serta menimbulkan berbagai penyakit. “Karena lokasi kita berdekatan dan aliran sungai serta jalur penghubung menghubungkan kedua wilayah, maka masalah lingkungan juga menjadi tanggung jawab kita bersama. Tidak bisa diselesaikan secara sendiri-sendiri,” ujarnya.

Kerja Sama yang Nyata

Dalam aksi pembersihan ini, Camat Baleendah Drs. Eef Syarif Hidayatulloh, M.Si dan Camat Pameungpeuk hadir langsung turun ke lapangan bersama warga. Mereka bahu-membahu memungut sampah, membersihkan saluran air, dan mengangkut tumpukan sampah yang sudah menumpuk dalam waktu lama. Berbagai jenis sampah seperti plastik, sisa makanan, dan barang-barang bekas berhasil dikumpulkan dan dibawa ke tempat pembuangan akhir dengan menggunakan kendaraan operasional yang disiapkan oleh pemerintah daerah.

Baca Juga:  *Kecaman Keras Menggema, AMPHI Desak Polisi Segera Proses Dugaan Pernyataan Rasis*

Camat Baleendah menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini merupakan bentuk nyata dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. “Kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan wilayah administrasi bukan menjadi penghalang untuk bekerja sama. Kebersihan dan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Camat Pameungpeuk yang mengapresiasi inisiatif yang digagas. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berlangsung sesaat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan. “Pembersihan ini akan sia-sia jika kesadaran lingkungan belum tumbuh. Kami berharap warga ikut menjaga apa yang sudah kita perbaiki bersama,” tambahnya.

Harapan dan Rencana Berkelanjutan

Selain membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momen untuk merencanakan langkah-langkah ke depan. Pemerintah desa dan kedua kecamatan sepakat akan membuat posko pengawasan, memasang rambu larangan membuang sampah sembarangan, serta menyusun jadwal pembersihan rutin bersama. Mereka juga berencana memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya memilah dan mengelola sampah agar lingkungan tetap bersih dan sehat.

Warga setempat menyambut baik kegiatan ini dan merasa terbantu dengan adanya perhatian langsung dari para pemimpin daerah. Mereka berjanji akan ikut serta memelihara kebersihan lingkungan agar permasalahan serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni, sekaligus mempererat hubungan kerja sama antarwilayah demi kesejahteraan masyarakat bersama.

Redaksi Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Cup 2026 Bergulir, Hamartoni Dorong Lahirnya Petenis Berprestasi Lampung Utara
‎Dijuluki “Sangkar Hantu” PDAM di Gunung Lagan 4 Tahun Mati, Air Bersih Dinantikan Warga Desa di Kecamatan Gunung Meriah ‎
Imbas Kebakaran Alun-alun Suryakencana, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Gede-Pangrango Ditutup Sementara
DPC GEMAS KECAMATAN SINDANG JAYA RESMI DIKUKUHKAN OLEH KETUA DPP GEMAS BPK. JAENUDIN ALEN
Muscam KNPI : Menyatukan Langkah, Menguatkan Peran, dan Menghadirkan Manfaat bagi Masyarakat
Wali Kota Subulussalam Sambangi Desa Dah, Warga Titip 4 Harapan Pembangunan
Merajut Berkah di Penghulu Segala Hari: Simfoni Kepedulian dari Lendeng N’ D’gank
Perempuan Tanpa Identitas Tertemper Kereta Api di Kadungora, Polisi Lakukan Penanganan dan Identifikasi Korban
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Bupati Cup 2026 Bergulir, Hamartoni Dorong Lahirnya Petenis Berprestasi Lampung Utara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:51 WIB

‎Dijuluki “Sangkar Hantu” PDAM di Gunung Lagan 4 Tahun Mati, Air Bersih Dinantikan Warga Desa di Kecamatan Gunung Meriah ‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Imbas Kebakaran Alun-alun Suryakencana, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Gede-Pangrango Ditutup Sementara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:34 WIB

DPC GEMAS KECAMATAN SINDANG JAYA RESMI DIKUKUHKAN OLEH KETUA DPP GEMAS BPK. JAENUDIN ALEN

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Muscam KNPI : Menyatukan Langkah, Menguatkan Peran, dan Menghadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Berita Terbaru