Waduk Darma Kian Terabaikan, Eceng Gondok Menumpuk—Respons Pemerintah Dinilai Lamban

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Kondisi objek wisata Waduk Darma di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, semakin memprihatinkan.

Area waduk kini dipenuhi eceng gondok yang terus menumpuk dari hari ke hari, menciptakan kesan tidak terurus dan merusak keindahan kawasan wisata tersebut, Rabu (15/04/2026).

Kuwu Desa Jagara, Umar, mengungkapkan bahwa keberadaan eceng gondok yang semakin meluas sudah sangat mengganggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berdampak langsung terhadap daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Waduk Darma.

“Eceng gondok yang menumpuk ini sangat memprihatinkan. Selain mengganggu keindahan, juga berpengaruh terhadap minat wisatawan untuk datang,” ujar Umar.

Ia menegaskan, Pemerintah Desa Jagara sebenarnya telah berulang kali menyampaikan persoalan tersebut kepada berbagai pihak terkait.

Mulai dari Bupati Kuningan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat melalui UPTD PSDA Cimanuk-Cisanggarung.

Bahkan, laporan juga telah disampaikan langsung kepada pihak terkait lainnya.

Namun demikian, menurut Umar, hingga saat ini belum ada respons nyata dari instansi-instansi tersebut.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Garut Amankan Pelaku Dugaan Pembunuhan di Cisurupan

“Semua terkesan lamban. Tidak ada tanggapan konkret, padahal Waduk Darma adalah ikon Desa Jagara yang juga merupakan desa wisata.

Jika terus dibiarkan, eceng gondok akan semakin menumpuk dan berpotensi menurunkan jumlah kunjungan wisatawan,” tegasnya.

Ironisnya, di tengah kondisi tersebut, Desa Jagara justru baru saja menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Desa ini berhasil meraih Juara 1 Nasional dalam ajang Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2025 untuk kategori Desa Maju/Mandiri.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam peringatan Hari Desa Nasional pada 15 Januari 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Keberhasilan itu tidak lepas dari potensi wisata alam yang dimiliki Desa Jagara, terutama keindahan Waduk Darma yang selama ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

“Prestasi ini seharusnya menjadi perhatian semua pihak untuk menjaga dan merawat Waduk Darma. Jangan sampai potensi besar ini rusak karena kurangnya penanganan,” pungkas Umar.

 

 

Reforter: joy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

12 SPPG di Purworejo Disuspensi, 13 Lainnya Berhenti Operasi: Dana Belum Cair & Belum Penuhi Standar Teknis
Wali Kota Aaf Sambut 210 Jemaah Haji Kloter 14, Satu Jemaah Wafat dalam Perjalanan Pulang
Bijak Bermedia Sosial di Era Digital Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari
Rupiah Anjlok Menembus Batas Psikologis: Antara Alarm Bahaya Ekonomi dan Gejolak Sosial
KEMBALINYA DWIFUNGSI? RUU Polri Sahkan Polisi Aktif Bisa Duduki Jabatan Sipil Tanpa Pensiun
Jembatan Penghubung Tiga Desa di Ciniru Kuningan Diperbaiki, Rampung 2 Minggu Lagi
Wakil Wali Kota Bandung Erwin Tak Lagi Pimpin Satgas Yustisi & PKL, Posisi Kini Dipegang Sekda
Patroli & Ronda Malam Diaktifkan Kembali, Desa Baru Kapuas Hulu Tekan Gangguan Keamanan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:54 WIB

12 SPPG di Purworejo Disuspensi, 13 Lainnya Berhenti Operasi: Dana Belum Cair & Belum Penuhi Standar Teknis

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:47 WIB

Wali Kota Aaf Sambut 210 Jemaah Haji Kloter 14, Satu Jemaah Wafat dalam Perjalanan Pulang

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:34 WIB

Bijak Bermedia Sosial di Era Digital Media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari

Senin, 8 Juni 2026 - 23:52 WIB

Rupiah Anjlok Menembus Batas Psikologis: Antara Alarm Bahaya Ekonomi dan Gejolak Sosial

Senin, 8 Juni 2026 - 23:11 WIB

Jembatan Penghubung Tiga Desa di Ciniru Kuningan Diperbaiki, Rampung 2 Minggu Lagi

Berita Terbaru