LAMPUNG UTARA – KOMPAS1.id || Upaya menjaga keberlanjutan fungsi Bendungan Way Rarem mendapat perhatian serius dari Koramil 412-07/Abung Barat. Pada Selasa (31/03/2026), Danramil 412-07/Abung Barat, Kapten Inf Rihantoyo, turun langsung meninjau titik-titik strategis yang akan menjadi fokus kerja Satgas Penanganan Gulma di kawasan bendungan, Desa Pekurun Induk, Kecamatan Abung Pekurun.
Peninjauan dimulai pukul 09.00 WIB dengan agenda utama memetakan area rawan penyumbatan yang diakibatkan pertumbuhan gulma air.
Langkah ini diambil untuk memastikan aliran air tetap lancar, mengingat bendungan berperan vital dalam menyuplai kebutuhan irigasi bagi ribuan petani di Lampung Utara.
Kegiatan ini juga melibatkan pihak pengelola bendungan, menegaskan bentuk sinergi lintas instansi dalam menjaga objek vital nasional tersebut.
Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam mengatasi gangguan yang dapat menghambat distribusi air sekaligus merusak ekosistem di kawasan Taman Wisata Way Rarem.
Dalam kesempatan itu, Kapten Inf Rihantoyo menekankan bahwa penanganan gulma harus dilakukan secara terukur dan terpadu.
“Peninjauan ini merupakan tahap awal untuk memastikan kesiapan lapangan sebelum Satgas diterjunkan secara penuh. Kita ingin seluruh personel bekerja efektif dan hasilnya langsung terlihat pada optimalnya fungsi bendungan,” tegas Danramil.
Dengan langkah cepat dan terarah ini, Koramil 412-07/Abung Barat berharap Bendungan Way Rarem tetap terjaga baik sebagai sumber pengairan maupun sebagai destinasi wisata yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. #(Pendim 0412/LU)
















