Pengelola Perkuat Layanan dan Keamanan, Wisata Pantai Wonokerto Tetap Ramah Pengunjung dengan Tiket Terjangkau

Pekalongan28 Dilihat

Pekalongan Kompas1.id
Pengelola wisata Pantai Wonokerto terus meningkatkan pelayanan, fasilitas, serta pengamanan guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengunjung, khususnya saat lonjakan wisatawan pada momen Lebaran Idul fitri 2026 di Bulan Syawal, Sabtu (28/03/2026).

Direktur BUMDes Mitramina Desa Wonokerto Kulon selaku pengelola, Krisandi Okto Fredi, menyampaikan bahwa berbagai unsur dilibatkan dalam mendukung keamanan dan keselamatan wisatawan. Mulai dari tenaga medis dari Puskesmas Wonokerto 1, tim SAR Bumi Santri, hingga aparat dari Polsek, Polres Pekalongan, Koramil, Angkatan Laut, serta pihak kecamatan turut bersinergi dalam pengamanan kawasan wisata.

banner 336x280

“Semua unsur ini sangat membantu dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung di Pantai Wonokerto,” ujarnya.

Dari sisi fasilitas, pengelola terus melakukan peningkatan dari tahun ke tahun. Saat ini, Pantai Wonokerto telah dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung, seperti pondok kuliner, fasilitas MCK dan tempat bilas, mushola, serta 52 lapak UMKM yang menyediakan beragam pilihan makanan dan minuman.

Fasilitas tempat bilas menjadi salah satu yang paling dimanfaatkan pengunjung, terutama setelah bermain di bibir pantai. Selain itu, keberadaan pondok informasi juga dinilai penting untuk memberikan edukasi kepada wisatawan, termasuk imbauan terkait bahaya berenang di laut serta peringatan keselamatan lainnya.

“Kami terus memberikan informasi kepada pengunjung agar selalu waspada dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Menariknya, di tengah tren kenaikan harga di sejumlah destinasi wisata, pengelola tetap mempertahankan tarif tiket masuk yang terjangkau. Saat ini, harga tiket masih dipatok Rp5.000 per orang, dengan tarif parkir kendaraan roda dua sebesar Rp2.000 dan roda empat Rp5.000.

Di sektor keamanan laut, tim SAR Bumi Santri disiagakan penuh selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian yang tidak diinginkan.

Kehadiran tim ini menjadi salah satu upaya preventif dalam menjaga keselamatan wisatawan.

Sementara itu, untuk menjaga kenyamanan pengunjung dari sisi konsumsi, pengelola juga melakukan pengawasan ketat terhadap para pelaku UMKM. Sebanyak 52 lapak kuliner diwajibkan menerapkan harga yang wajar dan transparan.

“Kami sudah mengondisikan agar harga tetap terjangkau dan seragam. Setiap penjual juga wajib mencantumkan daftar menu beserta harga, serta memberikan nota kepada pembeli,” jelas pengelola.

Jika ditemukan adanya pelanggaran, seperti kenaikan harga yang tidak sesuai kesepakatan, pihak pengelola memastikan akan segera melakukan tindakan tegas.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pantai Wonokerto diharapkan tetap menjadi destÿinaɓsi favorit masyarakat, tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena pelayanan yang aman, nyaman, dan ramah di kantong.(kuswanto)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *