Jembatan Sungai Kiau Rusak Parah, Nyaris Makan Korban – Aktivitas dan Ekonomi Warga Terganggu

Kalimantan195 Dilihat

Kapuas Hulu – Kompas1.id

Kondisi jembatan penghubung di Sungai Kiau yang terletak antara Dusun Mengirau, Desa Nanga Ngerti, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, kini memprihatinkan. Jembatan tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah dan sudah tidak layak untuk dilalui, sehingga membahayakan keselamatan masyarakat.
Peristiwa mengkhawatirkan terjadi pada Rabu, 25 Maret 2025, ketika seorang jurnalis hampir terjatuh ke sungai saat melintasi jembatan tersebut. Insiden ini menjadi bukti nyata betapa tingginya risiko yang dihadapi oleh siapa pun yang masih nekat melewati akses tersebut.

banner 336x280

Jembatan Sungai Kiau sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan beberapa desa di wilayah Kecamatan Silat Hulu. Kerusakan yang terjadi tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Distribusi barang, hasil pertanian, hingga akses menuju layanan pendidikan dan kesehatan menjadi terganggu.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi jembatan yang semakin memburuk. Ia menyebutkan bahwa jembatan tersebut sangat berisiko, terutama bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintasinya.
“Jembatan ini sudah sangat berbahaya. Kami takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi anak-anak sekolah setiap hari lewat sini,” ujarnya.

“Warga berharap pemerintah daerah serta anggota dewan yang memiliki kewenangan di wilayah tersebut segera mengambil langkah konkret. Mereka menilai bahwa selama ini perhatian terhadap infrastruktur tersebut masih minim, padahal perannya sangat penting bagi kehidupan masyarakat.
Masyarakat juga menegaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar janji, melainkan tindakan nyata berupa perbaikan atau pembangunan jembatan yang layak dan aman untuk digunakan.
Dengan kondisi yang semakin memprihatinkan, warga berharap adanya respon cepat dari pihak terkait sebelum jatuh korban. Infrastruktur yang memadai bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat di wilayah pedesaan.

Pewarta Effendi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *