Masyarakat Desak Pawai Obor Digelar di Setiap Desa, Tolak Konvoi Kendaraan Saat Malam Takbiran

Aceh Singkli271 Dilihat

Aceh Singkil Kompas1.id
Menjelang malam Hari Raya IdulFitri, masyarakat dari berbagai kalangan menyampaikan dukungan agar tradisi pawai obor kembali digelar di setiap desa melalui masjid dan mushalla. Tradisi tersebut dinilai sebagai bentuk syiar Islam yang penuh makna sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadan.

‎Tokoh masyarakat, pemuda, serta pengurus masjid menilai pawai obor merupakan kegiatan yang sarat nilai religius, edukatif, dan sosial. Oleh karena itu masyarakat mendesak agar kegiatan pawai obor dapat dilaksanakan di setiap desa, sehingga seluruh warga dapat berpartisipasi secara tertib dan penuh kebersamaan.
‎“Pawai obor adalah tradisi yang sangat baik dan sudah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat dalam menyambut malam takbiran. Kami berharap kegiatan ini dilaksanakan di setiap desa melalui masjid dan mushalla agar suasana malam takbiran tetap meriah namun tetap tertib dan religius,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Selain memberikan dukungan terhadap pawai obor, masyarakat juga menyampaikan penolakan terhadap pawai kendaraan bermotor pada malam takbiran. Hal ini disebabkan karena konvoi kendaraan dalam beberapa tahun terakhir sering menimbulkan berbagai persoalan, seperti kemacetan, kebisingan, aksi ugal-ugalan di jalan, hingga kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

‎Masyarakat menilai bahwa konvoi kendaraan tidak lagi mencerminkan semangat kebersamaan dan kekhusyukan malam takbiran, bahkan berpotensi mengganggu ketertiban umum serta pengguna jalan lainnya.
‎Karena itu, masyarakat berharap pemerintah daerah bersama aparat keamanan dapat mengarahkan perayaan malam takbiran agar lebih tertib dan bermakna, dengan mendorong pelaksanaan pawai obor di lingkungan desa, masjid, dan mushalla, sekaligus membatasi atau meniadakan konvoi kendaraan bermotor.

‎Dengan cara tersebut, malam takbiran diharapkan tetap berlangsung meriah, aman, dan penuh nilai religius, serta menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

‎Reporter Sabri

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *