Skandal Cukai Rokok di Lampung? Produk 20 Batang Diduga Pakai Pita Cukai 12 Batang, Beredar hingga Luar Provinsi

Berita, Lampung21 Dilihat

Bandar Lampung|| KOMPAS1.id –

Dugaan praktik penyalahgunaan pita cukai rokok mencuat dari Kota Bandar Lampung. Investigasi lapangan menemukan adanya ketidaksesuaian antara jumlah isi rokok dalam kemasan dengan kategori pita cukai yang digunakan pada produk rokok merek Bandit Cigarettes. Produk tersebut diproduksi oleh: PT Lampung Jaya Sempurna

banner 336x280

Tim investigasi menemukan rokok kemasan 20 batang (Kretek Filter) yang menggunakan pita cukai yang diduga diperuntukkan bagi kategori 12 batang, berdasarkan kode identifikasi pada pita cukai tersebut.

Jika benar, praktik ini berpotensi menimbulkan selisih pembayaran cukai antara kategori 12 batang dan 20 batang.

Produk dengan indikasi ketidaksesuaian tersebut ditemukan beredar di Kota Bandar Lampung, serta Sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung selian itu Terindikasi telah beredar hingga luar Provinsi Lampung

Distribusi lintas wilayah ini memperkuat dugaan bahwa praktik tersebut berpotensi tidak bersifat tunggal.

Investigasi awal juga menemukan indikasi kemungkinan adanya jenis atau varian rokok lain yang menggunakan pola serupa dalam penggunaan pita cukai. Jika benar terjadi pada lebih dari satu produk, potensi dampaknya terhadap penerimaan negara menjadi jauh lebih besar.

Cukai hasil tembakau merupakan salah satu penyumbang terbesar penerimaan negara. Apabila pita cukai digunakan tidak sesuai jumlah isi kemasan, maka berpotensi menimbulkan, Kekurangan pembayaran cukai, Kerugian fiskal negara, Persaingan usaha tidak sehat

Sejumlah pihak mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap Produksi dan pelaporan cukai, Pengadaan serta penggunaan pita cukai, Distribusi lintas wilayah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak perusahaan.(Red)

Sumber / dok tim.(JMI)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *