Kabupaten Sumedang menempati Peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan Peringkat kelima Nasional

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang Kompas1.id
Daya saing Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima nasional berdasarkan hasil rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk tahun 2025, Sumedang berhasil menempati peringkat pertama tingkat Provinsi Jawa Barat serta peringkat kelima secara nasional.

Untuk kategori kabupaten tingkat nasional Sumedang berada di peringkat kelima. Sedangkan untuk peringkat pertama ditempati oleh Kabupaten Badung, Bali dengan skor 4,21. Kabupaten Sumedang meraih skor 4,04.

Keunggulan Sumedang dalam IDSD didorong oleh berbagai program strategis, seperti penguatan inovasi pelayanan publik, digitalisasi pemerintahan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan ekonomi daerah. “Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa pembangunan daerah di Sumedang berjalan secara progresif, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan posisi Sumedang sebagai salah satu daerah dengan tingkat daya saing tertinggi di Indonesia,” kata Bupati Dony Ahmad Munir, Jumat (27/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks Daya Saing Daerah merupakan instrumen pengukuran komprehensif yang menilai produktivitas dan kemajuan wilayah melalui berbagai pilar utama, di antaranya kualitas sumber daya manusia, ekosistem pasar, inovasi, teknologi, kelembagaan, hingga lingkungan pendukung pembangunan daerah.

Menurut Bupati Dony, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta dukungan berbagai inovasi pelayanan publik dan transformasi digital yang terus dikembangkan. “Alhamdulillah, capaian ini merupakan buah dari kerja bersama dan komitmen kuat seluruh pihak dalam membangun Sumedang secara berkelanjutan. Peringkat pertama di Jawa Barat dan lima besar nasional menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, inovasi daerah, serta daya saing ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Dony.

Baca Juga:  Bupati Dony menegaskan, Sumedang memiliki posisi strategis dalam pengembangan Rebana, khususnya pada tiga kecamatan yang masuk kawasan industri yakni Buahdua, Ujungjaya dan Tomo (Butom)

Menurutnya, keberhasilan meraih posisi teratas di Jawa Barat menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan yang dijalankan telah berada pada jalur yang tepat dan berbasis data serta inovasi. “Kami terus mendorong transformasi digital, penguatan SDM, serta kolaborasi lintas sektor agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Prestasi ini harus menjadi energi untuk bekerja lebih baik lagi,” katanya

Hasil penilaian BRIN sebelumnya juga menempatkan Sumedang sebagai daerah dengan nilai indeks daya saing tertinggi di Jawa Barat, sekaligus masuk jajaran kabupaten paling kompetitif di Indonesia. “Prestasi ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti bahwa kualitas SDM, tata kelola pemerintahan, serta ekosistem pembangunan di Sumedang semakin kompetitif di tingkat nasional,” ucap Bupati Dony.

Bupati Dony mengatakan, capaian ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan, memperkuat inovasi daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju daerah yang unggul dan berdaya saing global. “Penghargaan ini bagi kami pemerintah daerah bukan menjadi tujuan utama, karena tujuan utama kami adalah menyejahterakan masyarakat, kalaupun ada apresiasi ini adalah bonus bagi kami, sekaligus motivasi untuk mempertahankannya dan terus bekerja lebih keras lagi. Dan semoga penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi warga Sumedang, bahwa daerahnya diberikan apresiasi oleh sebuah lembaga nasional,” katanya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Perumahan Rakyat, termasuk Bedah Rumah dan Bantuan
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Kejaksaan Negeri Sumedang memusnahkan barang bukti perkara pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sumedang,
Aksi Nekad di Lakukan Anak kandung Mencuri Mobil Milik Ayah nya sendiri di Sumedang
WABUP SUMEDANG PERINTAH WASPADAI PENYALAHGUNAAN DANA PIP – 644 SISWA TERIMA BEASISWA MELALUI JALUR ASPIRASI FARAH PUTRI
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memastikan lima warga Desa Cikareo Utara. Kecamatan Wado yang terlantar di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati M. Fajar Aldila menyerahkan insentif bagi tenaga pendidik Diniyah atau guru ngaji (TPA, TPQ, dan DTA) secara simbolis. Penyerahan tersebut dilakukan
Bupati Sumedang Dukung Mendukung dan Menyukseskan Program Pioritas Nasional Presiden Prabowo Subianto
Bupati Sumedang Lantik Tiga Pejabat Eselon II, Tekankan Kerja Cepat dan Turun ke Lapangan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 04:49 WIB

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Perumahan Rakyat, termasuk Bedah Rumah dan Bantuan

Senin, 30 Maret 2026 - 09:44 WIB

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Kejaksaan Negeri Sumedang memusnahkan barang bukti perkara pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sumedang,

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:25 WIB

Aksi Nekad di Lakukan Anak kandung Mencuri Mobil Milik Ayah nya sendiri di Sumedang

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:59 WIB

WABUP SUMEDANG PERINTAH WASPADAI PENYALAHGUNAAN DANA PIP – 644 SISWA TERIMA BEASISWA MELALUI JALUR ASPIRASI FARAH PUTRI

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:40 WIB

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memastikan lima warga Desa Cikareo Utara. Kecamatan Wado yang terlantar di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua

Berita Terbaru

Uncategorized

Jejak Kasih di Aspal Pangandaran: Bila Roda Berputar, Hati Berlabuh

Kamis, 30 Jul 2026 - 07:57 WIB

Uncategorized

Jejak Kasih di Aspal Pangandaran: Bila Roda Berputar, Hati Berlabuh

Kamis, 30 Jul 2026 - 06:20 WIB