Pemprov Jabar memastikan tidak ada kenaikan tarif PKB maupun BBNKB pada 2026, meskipun skema opsen 66 persen sudah berlaku secara nasional sesuai Undang-Undang HKPD.

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Saat banyak daerah menerapkan dampak kebijakan opsen pajak kendaraan hingga membuat nominal tagihan membengkak, Jawa Barat justru memilih menahan diri.
Pemprov Jabar memastikan tidak ada kenaikan tarif PKB maupun BBNKB pada 2026, meskipun skema opsen 66 persen sudah berlaku secara nasional sesuai Undang-Undang HKPD.

Gubernur Dedi Mulyadi mengungkapkan, sejak awal dirinya sudah berkomitmen tidak menaikkan pajak kendaraan.jum.at 27/02/2023

“Lebih baik yang bayarnya banyak dibanding dengan naik yang bayarnya sedikit,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih mengejar kenaikan tarif, Jabar memilih memperluas basis wajib pajak. Strategi ini dinilai lebih aman untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mempertahankan penerimaan daerah.

Baca Juga:  Tarling Jadi Wadah Aspirasi, Pemkot Perkuat Sinergi dengan Warga

Menariknya, bukan hanya tidak naik , sejumlah tarif malah diturunkan.

Kendaraan angkutan umum penumpang kini hanya dikenakan pajak 30 persen (sebelumnya 60 persen). Angkutan barang pun dipangkas menjadi 70 persen dari sebelumnya 100 persen.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Pemprov Jabar ingin menjaga daya beli sekaligus mendorong kepatuhan pajak.

Apakah kebijakan ini akan membuat warga makin taat bayar pajak? Atau justru daerah lain akan ikut langkah Jabar?

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pererat Sinergi Dan Kolaborasi Antardaerah, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Hadiri Silaturahmi Masyarakat Perantau Subagsel Di Palembang
BPS Kabupaten Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026 dan Kukuhkan Agen Statistik Desa
Wamendagri Sidak Mendadak: Bandar Lampung Disiapkan Jadi Role Model Transformasi Kerja ASN
Tangis Ibu Desi Pecah! 3 Anaknya Idap Thalasemia, Zita Anjani Datang Bawa Harapan
Mulai Besok, ASN Lampung Selatan WFH Tiap Jumat, Pemkab Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan, Ini Skemanya!
Dinas Kominfo Lampung Selatan Dorong Publikasi Lewat Satu Pintu, Perangkat Daerah Tak Boleh Lagi Jalan Sendiri
Lampung Utara Serahkan Laporan Keuangan 2025 Tepat Waktu kepada BPK
HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 00:26 WIB

Pererat Sinergi Dan Kolaborasi Antardaerah, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Hadiri Silaturahmi Masyarakat Perantau Subagsel Di Palembang

Selasa, 14 April 2026 - 06:02 WIB

BPS Kabupaten Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026 dan Kukuhkan Agen Statistik Desa

Jumat, 10 April 2026 - 13:46 WIB

Wamendagri Sidak Mendadak: Bandar Lampung Disiapkan Jadi Role Model Transformasi Kerja ASN

Jumat, 10 April 2026 - 02:14 WIB

Tangis Ibu Desi Pecah! 3 Anaknya Idap Thalasemia, Zita Anjani Datang Bawa Harapan

Jumat, 10 April 2026 - 02:09 WIB

Mulai Besok, ASN Lampung Selatan WFH Tiap Jumat, Pemkab Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan, Ini Skemanya!

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB