Subulussalam kompas1 id
Longkib, Indonesia – Camat Longkib, Hal Harus, Sp.M.M, menyayangkan pernyataan salah satu anggota dewan yang mengatakan bahwa Desa Lae Saga tidak terdampak banjir di akhir tahun lalu, tetapi mendapat bantuan sumur bor. Camat Longkib menyebut pernyataan tersebut sebagai pembohongan publik.
“Ini penyebaran informasi pembohongan publik, mana mungkin desa kami desa Lae Saga tidak terdampak banjir kami bilang terkena banjir, ini permintaan tidak masuk akal namanya itu,” ujar Camat Longkib dengan nada kesal.
Camat Longkib menyatakan bahwa BPBD dan Muspika lain telah turun langsung ke lapangan saat itu, dan sebagai anggota dewan, seharusnya mereka tahu tentang kondisi desa tersebut.
“Dianya sebagai anggota dewan Dapil nya tidak tau apa apa, saya sebagai camat siap bertanggungjawab dengan pertanyaan saya ini,” katanya.
Camat Longkib juga menunjukkan bukti-bukti video dan dokumentasi warga desa Lae Saga yang terdampak banjir, dan menyatakan bahwa pernyataan anggota dewan tersebut tidak benar.
“Apa dikatakan terdampak itu tinggelam dulu, “bukan kerna saya jadi camat saya berbicara ini, kerna saya sendiri tinggal didesa Lae Saga, dan tau betul berapa jumlah warga dan rumah terdampak banjir itu,” katanya dengan nada emosi.
Camat Longkib meminta klarifikasi dari anggota dewan tersebut dan berharap agar mereka tidak menyebarkan informasi yang tidak benar kepada publik.(Ramona)










