Kompas1.id
GARUT — Yayasan Reskina Bakti Nusantara menggelar silaturahmi relawan se-Kabupaten Garut dengan mengusung tema “Menguatkan Sinergitas dalam Penanggulangan Bencana” pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung PGRI Pataruman, Kelurahan Pataruman, Tarogong Kidul ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari tokoh kebencanaan Abah Soma, anggota DPRD Garut Dadan Wardiansyah dan Yuda pujaTurnawan, hingga Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Garut, Yanti Nurwanti.
Dalam sesi dialog dan tanya jawab, sejumlah perwakilan organisasi relawan menyampaikan aspirasi terkait kejelasan status serta perhatian pemerintah terhadap keberadaan organ relawan yang selama ini aktif terlibat langsung dalam penanggulangan bencana. Mereka menilai kontribusi relawan sangat besar dalam misi kemanusiaan, terutama saat tanggap darurat, sehingga diperlukan dukungan yang lebih terstruktur, baik dari sisi koordinasi, komunikasi, maupun fasilitasi.
Dari forum tersebut mengemuka gagasan pembentukan Forum Komunikasi Relawan yang diharapkan menjadi wadah bersama untuk memperkuat sinergi, mempermudah pertukaran informasi lapangan, serta meningkatkan efektivitas sistem komunikasi dalam penanganan bencana.
Para relawan juga meminta agar BPBD dapat memfasilitasi terbentuknya forum tersebut sehingga memiliki arah yang jelas dan mampu menjadi jembatan koordinasi antara relawan dan pemerintah daerah.

Dalam keterangannya, Dadan Wardiansyah menyampaikan dukungan dan dorongan penuh terhadap rencana pembentukan forum komunikasi relawan. Menurutnya, keberadaan forum ini penting untuk membangun sinergitas lintas elemen sekaligus menciptakan sistem komunikasi kebencanaan yang lebih akurat, cepat, dan terpadu.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara relawan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Garut, demi keselamatan dan pelayanan kemanusiaan yang lebih optimal.(Ridickpuad)












