Subulussalam kompas1 id,
Subulussalam – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Subulussalam mengelola dana darurat Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp 1 Miliar untuk membangun 5 sumur bor di beberapa kampung, Jumat (23/1).
Pembangunan sumur bor ini tersebar di Kampong Sigrun, Jabi-Jabi, Suak Jampak, Binanga, dan Lae Saga. Plt Kepala Dinas PUPR Subulussalam, Irman Suryadi, menyatakan bahwa pengadaan sumur bor ini merupakan pekerjaan fisik yang diperbolehkan dan tidak dilarang dalam juknis Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 900.1.1/9772/SJ.
Pembangunan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana, terutama di daerah yang mengalami kesulitan akses air bersih. “Kami berharap pembangunan sumur bor ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih,” kata Irman Suryadi.
desa lae saga membenarkan Ada dua dusun Desa terdampak terdampak banjir
Kepala Desa Lae Saga, Rudi Hartono, membenarkan bahwa desanya tidak terkena dampak banjir secara langsung. Namun, salah satu dusun di Desa Lae Saga terdampak banjir yang merusak beberapa tanggul di sekitar pastren.
“Desa Lae Saga ada Dua dusun,Dusun sumber sari,dan Dusun karya bakti,terkena dampak banjir sehingga merusak beberapa tanggul yang berdekatan di pastren. Jadi, dusun sekitar den mengenangi beberapa rumah,”jadi situ butuh air bersih,” kata Rudi Hartono.
Dengan demikian, bantuan sumur bor dari Bantuan Presiden (Banpres) tersebut memang untuk memenuhi kebutuhan air bersih di dua dusun yang terdampak banjir.(Ramona)










