Kemacetan Panjang Awal Tahun 2026, Tabrakan Beruntun Truk Tangki CPO Lumpuhkan Jalan Batu Ampar–Tayan Hilir

Kalimantan110 Dilihat

Kompas1.id
Sanggau, Kalimantan Barat – Awal tahun 2026 diwarnai dengan kemacetan lalu lintas yang tercatat sebagai salah satu yang terpanjang dan terparah di wilayah Kabupaten Sanggau. Kemacetan ini terjadi di sepanjang ruas jalan dari Simpang Batu Ampar hingga Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dengan antrean kendaraan mengular sangat panjang dan menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh sementara.

Kemacetan parah tersebut dipicu oleh kecelakaan lalu lintas berupa tabrakan beruntun yang melibatkan beberapa unit mobil tangki bermuatan Crude Palm Oil (CPO). Insiden ini mengakibatkan tumpahan CPO di badan jalan, sehingga kondisi jalan menjadi sangat licin dan berbahaya bagi pengendara yang melintas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan terjadi dari dua arah, baik kendaraan yang menuju Kota Pontianak maupun dari arah sebaliknya. Kemacetan berlangsung cukup lama karena kendaraan tidak dapat melintas dengan lancar, terutama kendaraan besar yang kesulitan bergerak akibat jalan licin dan ruang gerak yang terbatas.

banner 336x280

Tumpahan CPO yang meluber ke badan jalan menjadi salah satu faktor utama yang memperparah kondisi. Cairan CPO tersebut membuat permukaan jalan sangat licin, meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan susulan. Sejumlah pengendara terlihat harus ekstra berhati-hati saat melintas, bahkan beberapa kendaraan roda dua memilih berhenti dan menunggu kondisi lebih aman.
Situasi ini menimbulkan keresahan bagi para pengguna jalan. Banyak pengendara mengeluhkan lamanya waktu tempuh dan terhambatnya aktivitas, terutama bagi kendaraan logistik, angkutan umum, serta masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak.

Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintas di jalur Simpang Batu Ampar menuju Kecamatan Tayan Hilir, agar meningkatkan kewaspadaan. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan mematuhi arahan petugas di lapangan guna menghindari kecelakaan lanjutan.
Selain itu, masyarakat juga berharap agar instansi terkait, seperti kepolisian, dinas perhubungan, dan pihak perusahaan pemilik kendaraan tangki CPO, dapat segera mengambil langkah cepat dan tegas untuk mengatasi kemacetan tersebut. Penanganan tumpahan CPO, pengaturan arus lalu lintas, serta evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan dinilai sangat penting agar kondisi lalu lintas dapat kembali normal secepatnya.

Kemacetan panjang di awal tahun 2026 ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama bagi kendaraan angkutan berat yang membawa muatan cair dan berisiko tinggi. Diharapkan ke depan, kejadian serupa dapat diantisipasi dengan pengawasan yang lebih ketat dan penanganan yang lebih cepat demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Jurnalis Effendy

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *