POLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI APEL PERDANA DI TAHUN 2026 INGATKAN SERANGAN CIBER

CIMAHI48 Dilihat

Polres Cimahi.Kompas1.Id.
Polsek Margaasih Polres Cimahi laksanakan Apel Pagi pertama tahun di 2026 dan Apel KRYD Pasca Operasi Pengamanan Nataru Di Mako Polsek Margaasih Polres Cimahi.

Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar.AA.,S.Ip.,MH. menyampaikan potensi gangguan Kamtibmas 2026.

banner 336x280

Pada Senin,05/1/2026, tepatnya pada pukul 08.00 Wib s/d Selesai, yang bertempat di Mako Polsek Margaasih Polres Cimahi. Bahwa telah di laksanakan kegiatan apel pagi KRYD sesuai *sprin Nomor : Sprin/07/I/OPS.1.2.4./2026 dan Surat Telegram Kapolda Jabar Nomor : STR/ 2 /I/OPS.1.2.4./2026 tanggal 02 Januari 2026 tentang Direktif KRYD OPS Lilin Lodaya 2026.Apel di Pimpin Lamgsung Kapolsek Margaasih KOMPOL BONY YUNIAR AA.S.IP.,MH*

Hadir dalam acara kegiatan apel tersebut diantaranya:

– Kompol Endang Suhendar
– Akp Asep Budianto
– Iptu Asep Setiawan
– Ipda Yudhi Tri Widiantoro, S.H
– Personil Polsek Margaasih terseprin (Hadir lengkap)

Selama kegiatan Apel Pratugas tersebut berjalan dengan aman dan Kondusif_
Dalam arahannya Kapolsek Margaasih Kompol Bony Yuniar. menyampaikan

“potensi gangguan keamanan utama untuk tahun 2026 didominasi oleh industrialisasi penuh kejahatan siber dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) oleh para pelaku ancaman, menjadikan serangan lebih cepat, masif, dan otonom.
Berikut adalah tren gangguan keamanan yang diprediksi akan meningkat di tahun 2026:
Ancaman Siber Utama
Industrialisasi Kejahatan Siber: Kejahatan siber akan menjadi industri yang terorganisir dengan baik, dengan layanan khusus yang ditawarkan di dark web, memungkinkan serangan yang lebih canggih dan mudah diakses oleh lebih banyak pelaku.
Peningkatan Serangan Berbasis AI: Pelaku kejahatan akan menggunakan AI untuk mengotomatisasi pemindaian kerentanan, membuat serangan yang lebih cepat dari kemampuan manusia untuk menambal (patch) sistem keamanan. Serangan otonom tanpa campur tangan manusia secara langsung diprediksi akan semakin marak. Lanjut Bony.

Serangan Terhadap Infrastruktur Kritis: Sektor industri, transportasi, dan logistik menjadi target utama serangan siber. Penjahat siber juga mulai menargetkan infrastruktur luar angkasa yang sedang berkembang, seperti teknologi satelit-ke-ponsel (Sat-to-Cell).
Serangan Ransomware yang Lebih Canggih: Kelompok ransomware akan berevolusi lebih cepat, menggunakan AI untuk meningkatkan efisiensi serangan mereka dan menargetkan data pribadi sebagai “uang baru” dalam pemerasan siber.

Serangan “Bricking”: Ancaman baru yang muncul adalah serangan bricking, yang bertujuan membuat perangkat mati total dan tidak bisa digunakan, menyebabkan kerugian fisik dan finansial yang signifikan. Ungkap Kompol Bony Yuniar,di sela sela apel perdananya.***
(Hida Linggaraja)

> “`KERJA KERAS, KERJA CERDAS, KERJA IKHLAS.“`

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *