Kompas1.id
Dua Siswq Kartika XIX-1 Bandung 26 Agustus 2026 berhasil mengharumkan nama Indonesia di panggung teknologi internasional setelah bersaing ketat dengan ribuan peserta dari berbagai negara dan membawa pulang hadiah apresiasi senilai ratusan juta rupiah.
Prestasi ini bukan sekadar pencapaian angka, melainkan bukti nyata potensi generasi muda dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk meretas tantangan edukasi global.
Karya Inovatif yang Memukau Dunia
Inovasi yang dihadirkan berfokus pada efisiensi dan inklusivitas pembelajaran modern melalui dua karya unggulan:
Trido: A Voice-Driven AI Whiteboard
Mengusung konsep voice-first, platform papan tulis berbasis AI ini dirancang khusus untuk menciptakan ruang kelas yang inklusif dan mudah diakses. Inovasi ini menyabet Juara Kedua (Second Prize) berkat kemampuannya membantu interaksi belajar mengajar secara real-time tanpa hambatan fisik.
PenguinAgent: Intelligent Video & Content Analysis
Meraih Juara Ketiga (Third Prize), sistem ini memanfaatkan agen AI mandiri untuk menganalisis konten video dan materi visual secara mendalam, memberikan efisiensi baru bagi proses pembelajaran digital.
Inspirasi untuk Generasi Muda
Capaian ini menegaskan bahwa penguasaan teknologi seperti AI Engineering dan Accessibility Design bukan lagi domain eksklusif para profesional, melainkan dapat dikuasai oleh para pelajar yang memiliki ketekunan dan empati sosial tinggi.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk terus mendorong siswa mengeksplorasi potensi di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).#Prestasi#Sciene#Inovatif. Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandung













