Gubernur Jabar Minta RT/RW Perketat Pendataan Penghuni Kos dan Kontrakan Demi Keamanan

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta seluruh pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di wilayahnya untuk memperkuat sistem pendataan warga. Langkah ini mencakup pula pencatatan secara ketat terhadap penghuni rumah kos dan kontrakan, sebagai upaya nyata mencegah tindak kriminal serta meningkatkan keamanan lingkungan permukiman.

“Setiap penghuni rumah kos dan kontrakan yang datang harus didata, difoto, dan melampirkan kartu identitas untuk dimasukkan ke dalam sistem pendataan RT dan RW. Langkah ini juga penting untuk mencegah potensi tindak kriminal maupun ancaman keamanan lainnya,” tegas Dedi saat memberikan keterangan di Bandung, Senin (29/6).

Gubernur menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera menerbitkan surat edaran terkait digitalisasi pendataan warga serta penertiban administrasi penghuni rumah sewa. Nantinya, sistem ini akan dikelola secara langsung oleh jajaran RT dan RW agar lebih terorganisir dan mudah dipantau.

Menurutnya, kasus yang menimpa YTR menjadi pengingat bahwa penguatan tata kelola lingkungan di tingkat masyarakat sangat diperlukan. Ia menilai tradisi keamanan lingkungan yang sudah ada mulai luntur dalam penerapannya.

“Tradisi melapor dalam waktu 1×24 jam bagi pendatang saat ini sudah mulai ditinggalkan. Padahal, hal tersebut sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Selain memperketat pencatatan data penduduk, Dedi juga mengingatkan peran krusial orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, baik dalam pergaulan sehari-hari maupun saat berinteraksi dengan orang lain di luar rumah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Lampung Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Gubernur Lampung Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
Tak Lagi Sekadar Kritik, DPP JMI Tempuh Jalur Hukum terhadap Sekda OKU”
Santunan Rp50 Juta Diserahkan, Keluarga Korban Latsarmil Minta Evaluasi Agar Tragedi Tak Terulang
Usulan Partisipasi Masyarakat Mampu Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Memunculkan Beragam Tanggapan
​Rakor Regional Monev Pelaksanaan Program Direktif Presiden, Dede Yusup tekankan Dorong Pertumbuhan ekonomi Daerah
‎Temu Ramah PPA  Dan PUPR Perkuat Sinergitas
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) harus memiliki nyali besar dalam penegakan aturan, penindakan hukum dan pengamanan aset milik negara.
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:46 WIB

Gubernur Jabar Minta RT/RW Perketat Pendataan Penghuni Kos dan Kontrakan Demi Keamanan

Senin, 29 Juni 2026 - 15:14 WIB

Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Lampung Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat

Senin, 29 Juni 2026 - 15:06 WIB

Gubernur Lampung Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital

Senin, 29 Juni 2026 - 13:47 WIB

Tak Lagi Sekadar Kritik, DPP JMI Tempuh Jalur Hukum terhadap Sekda OKU”

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:24 WIB

Santunan Rp50 Juta Diserahkan, Keluarga Korban Latsarmil Minta Evaluasi Agar Tragedi Tak Terulang

Berita Terbaru

Uncategorized

“MEMBACA INDONESIA EMAS 2045, MENGAWAL BANTEN MENUJU MASA DEPAN”

Selasa, 30 Jun 2026 - 00:08 WIB