Operasi Pencarian Warga Ogan Lima yang Hilang di Bendungan Way Rarem Terkendala Gulma Tebal

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara,– KOMPAS1.id || Seorang warga Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, dilaporkan hilang saat tengah mencari ikan di kawasan Waduk Bendungan Way Rarem, Desa Pekurun Selatan, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara. Hingga Selasa (05/05/2026) sore, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian di titik lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Aminudin Bin M. Idris (48), seorang petani yang beralamat di Dusun 8 RT 01 Desa Ogan Lima. Kronologi Kejadian, Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Senin (04/05/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, saat korban berpamitan kepada pihak keluarga untuk mencari ikan dengan cara memanah di Waduk Way Rarem. Namun, hingga pukul 19.30 WIB, korban tak kunjung pulang ke rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merasa cemas, pihak keluarga melakukan pencarian ke lokasi. Sekitar pukul 21.00 WIB, salah satu anggota keluarga bernama Karim menemukan sepeda motor Honda Supra, jerigen pelampung, tas, serta ikan hasil tangkapan milik korban di pinggir waduk. Namun, keberadaan Aminudin tidak ditemukan di sekitar lokasi tersebut.

Sejak Selasa pagi (05/05/2026) pukul 09.00 WIB, personel gabungan yang terdiri dari Babinsa Koramil 412-07/ABB, Basarnas, Polsek Abung Tengah, Polsek Abung Barat, Damkar Kabupaten Lampung Utara, hingga aparatur desa setempat turun ke lokasi untuk melakukan penyisiran.

Hadir memantau langsung di lokasi antara lain Camat Abung Barat Wartoni, Camat Abung Tengah Kasim SE, Anggota Dewan Kab. LU Tesa Anggrani, serta pimpinan unsur TNI-Polri dan Basarnas.

Baca Juga:  Di Tepi Jurang: Ancaman Rusia, NATO, dan Guncangan Besar Pasar Global

Koordinator Pos Basarnas, Zian Pajri, menjelaskan bahwa tim telah melakukan berbagai metode pencarian. “Pada pukul 14.00 WIB, tim melakukan penyelaman di titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban. Kemudian pada pukul 16.00 WIB, kami melakukan manuver perahu untuk membuat gelombang dan memecah tumpukan gulma eceng gondok dengan harapan korban bisa terangkat ke permukaan,” jelasnya.

Babinsa Peltu Hendriyanto, yang mewakili Danramil 412-07/ABB, menyatakan bahwa kendala dilapangan medan menuju titik kejadian cukup sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat, sehingga proses mobilisasi perahu karet mengalami hambatan. Selain itu, tebalnya populasi eceng gondok di permukaan waduk menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat.

“Hingga pukul 17.00 WIB, pencarian masih belum menemui titik terang. Mengingat kondisi cuaca dan cahaya yang tidak memungkinkan (malam hari), operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu pagi esok hari,” ujar Peltu Hendriyanto.

Saat ini, pihak keluarga dan warga sekitar masih bertahan di lokasi untuk memantau situasi secara mandiri. Situasi di sekitar TKP dilaporkan tetap aman dan kondusif meski suasana ratap menyelimuti keluarga korban.

 

 

(Syamsir Harni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai
Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman
Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik
‎Jadwal Dokter Spesialis RSUD 03 Juli ‎Dokter spesialis RSUD Aceh Singkil yang hadir
‎Resah Adanya Karaoke Ilegal Ratusan Ibu Perwiritan Geruduk Lokasi Bersama TIM Gabungan SATPOL PP & WH Aceh Singkil
Desa Landau Badai: Bersatu Mewujudkan Desa yang Maju dan Sejahtera
Koramil 412-02/Sungkai Selatan Bersama Warga Kebut Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Garuda, Akses Dua Desa Segera Terhubung
Semangat Gotong Royong Warga Dusun Sumber Maju: Perbaiki Jalan Penggah di Tengah Minimnya Perhatian Infrastruktur
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 02:37 WIB

Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai

Sabtu, 4 Juli 2026 - 01:35 WIB

Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman

Sabtu, 4 Juli 2026 - 01:24 WIB

Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:14 WIB

‎Jadwal Dokter Spesialis RSUD 03 Juli ‎Dokter spesialis RSUD Aceh Singkil yang hadir

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:11 WIB

‎Resah Adanya Karaoke Ilegal Ratusan Ibu Perwiritan Geruduk Lokasi Bersama TIM Gabungan SATPOL PP & WH Aceh Singkil

Berita Terbaru

Uncategorized

🔥 RESMI DIBUKA! 🔥

Sabtu, 4 Jul 2026 - 03:31 WIB