Polisi Evakuasi Warga Lampung Utara Tenggelam di Bendungan Way Rarem

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara – KOMPAS1.id || Seorang warga Kabupaten Lampung Utara dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Bendungan Way Rarem, tepatnya di wilayah Pulau Gadung, Desa Pekurun Selatan, Kecamatan Abung Tengah.

Korban diketahui bernama Aminudin (47), seorang petani asal Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut bermula pada Senin (4/5/2026), saat korban pergi mencari ikan dengan cara menyelam dan memanah secara manual sejak pagi hari. Namun hingga sore hari, korban tidak kembali ke permukaan dan diduga tenggelam.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Abung Tengah bersama masyarakat langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada Selasa (5/5/2026) dengan melibatkan tim dari BPBD Kabupaten Lampung Utara, namun hasilnya masih nihil.

Korban akhirnya ditemukan pada Rabu pagi (6/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga:  Dugaan Harga Tak Transparan di Rumah Makan, Pelanggan Mengaku Kecewa Usai Bayar Tagihan

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa setelah korban ditemukan, petugas bersama warga langsung melakukan evakuasi.

“Setelah menerima informasi penemuan korban, petugas bersama warga segera melakukan evakuasi dan membawa jenazah untuk dilakukan visum luar di Puskesmas Abung Tengah,” ujar IPTU Herawati.

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” jelasnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di perairan, terutama dengan metode menyelam tanpa pengamanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan guna menghindari kejadian serupa,” tutup IPTU Herawati.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Pemuda Minta Kajari Aceh Singkil Awasi Revitalisasi SD Negeri Teluk Ambun
‎LMND Minta Kejari Awasi Revitalisasi Sekolah di aceh singkil
Muscam KNPI Dayeuhkolot : Pemuda Harus Miliki Identitas dan Jati Diri
Aktivitas pengolahan emas di duga tanpa izin di sorot, Ancaman pidana menanti, APH Diminta Bertindak
Ditanya APBDes-DD Tahun 2024-2025, Kades Susukan Sebut Ada Media Langganan Bulanan Dari Kecamatan.
Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air
Prabowo dan Lukashenko Perkuat Kemitraan Strategis, Luncurkan Roadmap Indonesia–Belarus 2026–2030
Dana Keistimewaan DIY Berikan Dampak Nyata, Paguyuban Nayantaka Minta Penguatan ke Pemerintah Pusat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

‎Pemuda Minta Kajari Aceh Singkil Awasi Revitalisasi SD Negeri Teluk Ambun

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:15 WIB

‎LMND Minta Kejari Awasi Revitalisasi Sekolah di aceh singkil

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:55 WIB

Aktivitas pengolahan emas di duga tanpa izin di sorot, Ancaman pidana menanti, APH Diminta Bertindak

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:51 WIB

Ditanya APBDes-DD Tahun 2024-2025, Kades Susukan Sebut Ada Media Langganan Bulanan Dari Kecamatan.

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:44 WIB

Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air

Berita Terbaru