Nostalgia Wabup Agus Suranto di SMAM Gisting: Dari Alumni, Kini Kembali Menginspirasi

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus – KOMPAS1.id || Hangat, akrab, dan penuh makna. Begitulah suasana Graduation Day SMA Muhammadiyah Gisting Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Aula Serumpun Padi, Senin, 4 Mei 2026.

Bukan sekadar seremoni kelulusan, momen ini berubah menjadi ruang nostalgia ketika Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, berbagi kisah sebagai bagian dari almamater yang sama.

Di hadapan para tamu undangan, mulai dari Kacabdin Wilayah II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Ketua dan Pengurus PDM Tanggamus, Camat beserta unsur Uspika Kecamatan Gisting, Kepala SMA Muhammadiyah Gisting, dewan guru, staf tata usaha, hingga para orang tua/wali siswa, ia membuka sambutannya dengan nuansa religius dan penuh syukur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bersyukur kepada Allah SWT, hari ini kita diberi ruang dan kesempatan untuk bertatap muka, bersilaturahmi, sekaligus menyaksikan adik-adik kita melaksanakan kelulusan siswa SMA Muhammadiyah,” ucapnya.

Tak butuh waktu lama, suasana formal pun mencair. Dengan gaya khas yang santai, ia menyapa para hadirin, terutama siswa yang mulai kepanasan di dalam ruangan.

“Masih semangat? Sudah bosan? Sambil tetap kipas-kipas di tengah suasana yang mulai hangat, mudah-mudahan saya tidak panjang-panjang,” selorohnya, disambut tawa.

Namun di balik canda itu, terselip pesan kuat. Agus Suranto menyampaikan apresiasi atas konsistensi SMA Muhammadiyah dalam melahirkan generasi unggul yang tersebar di berbagai profesi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan pribadi, saya mengapresiasi setinggi-tingginya. Banyak alumni SMA Muhammadiyah yang hari ini sukses—ada yang jadi pengusaha, guru, dokter, bahkan anggota Polri dan TNI,” ungkapnya.

Momen paling mengena hadir ketika ia mengungkapkan identitasnya, bukan hanya sebagai pejabat, tetapi sebagai alumni.

Baca Juga:  Mayat Laki-laki Ditemukan di Area persawahan Lebak Gedong, Warga Geger

“Dengan rasa bangga, saya bersyukur pernah belajar di almamater tercinta SMA Muhammadiyah. Saya lulus tahun 1999, berarti sudah sekitar 27 tahun yang lalu,” kenangnya.

Pernyataan itu seketika membangun kedekatan emosional. Bagi para siswa, sosok di depan mereka bukan hanya pemimpin daerah, tapi bukti nyata bahwa alumni sekolah ini mampu melangkah jauh.

Agus Suranto pun menegaskan bahwa SMAM Gisting bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi tempat lahirnya harapan daerah.

“SMAM Gisting telah membuktikan perannya yang sangat vital dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Kalian adalah harapan masa depan daerah ini,” katanya.

Ia juga menyisipkan pesan penting tentang arah masa depan lulusan, tidak sekadar mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan peluang.

“Saya berharap kalian tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Jiwa kewirausahaan itu penting agar kalian bisa memberi kontribusi nyata bagi daerah,” tegasnya.

Tak lupa, apresiasi diberikan kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah mendampingi siswa hingga titik kelulusan.

“Terima kasih kepada Kepala Sekolah, dewan guru, dan seluruh staf. Dedikasi Bapak/Ibu sangat besar dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan kepada orang tua/wali siswa yang selama ini menjadi fondasi utama keberhasilan pendidikan anak.

Acara pun ditutup dalam suasana penuh kehangatan, perpaduan antara rasa bangga, haru, dan harapan. Bagi SMAM Gisting, ini bukan sekadar melepas lulusan, tetapi melanjutkan estafet prestasi.

Dan bagi Agus Suranto, ini lebih dari sekadar menghadiri acara, ini adalah pulang, ke tempat di mana perjalanan itu pernah dimulai.(Akmaluddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

287 WNA Diciduk di Markas Judi Online Hayam Wuruk! Komisi III DPR Apresiasi Bareskrim, Desak Usut Aktor Intelektual hingga Tuntas
Temuan 100 Titik SPPG Fiktif di Cilacap: Ada di Tengah Hutan hingga Kuburan, Pendaftaran Baru Dihentikan
Ribuan Warga Padati Bundaran HI, Sambut Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara
‎DEMA Cup Barsela season 1 2026 Resmi Ditutup: Apresiasi kepada Seluruh Peserta, Pemenang, dan Evaluasi bagi Pihak Kampus
Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh
Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:57 WIB

287 WNA Diciduk di Markas Judi Online Hayam Wuruk! Komisi III DPR Apresiasi Bareskrim, Desak Usut Aktor Intelektual hingga Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:20 WIB

Temuan 100 Titik SPPG Fiktif di Cilacap: Ada di Tengah Hutan hingga Kuburan, Pendaftaran Baru Dihentikan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:24 WIB

Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:18 WIB

‎DEMA Cup Barsela season 1 2026 Resmi Ditutup: Apresiasi kepada Seluruh Peserta, Pemenang, dan Evaluasi bagi Pihak Kampus

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:56 WIB

Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh

Berita Terbaru