Pemprov Lampung Gaspol Perbaikan Jalan Lampung Timur 2026, Target Kemantapan Tembus 97,82 Persen

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR,|| KOMPAS1.id — Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Timur pada tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Fokus awal diarahkan pada ruas Jabung–SP Labuhan Maringgai, yang ditandai dengan groundbreaking pada Jumat (10/4/2026).

Untuk proyek ini, Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp38,57 miliar dengan panjang penanganan mencapai 6,282 kilometer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengerjaan dilakukan menggunakan kombinasi metode rigid pavement (beton) dan flexible pavement (aspal) guna menjamin kekuatan dan daya tahan jalan.

Saat ini, tingkat kemantapan jalan pada ruas tersebut berada di angka 87,37 persen. Melalui proyek ini, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan hingga 97,82 persen.

Secara keseluruhan, pada tahun 2026 Pemprov Lampung menggelontorkan Rp49,55 miliar untuk perbaikan jalan provinsi di Lampung Timur yang terbagi dalam empat paket pekerjaan.

Upaya ini melanjutkan program tahun sebelumnya. Pada 2025, Pemprov telah menganggarkan Rp10,8 miliar untuk pembangunan ruas yang sama serta melaksanakan lima kegiatan penanganan jalan di wilayah tersebut.

Baca Juga:  ‎Bupati Aceh Singkil H, Safriadi Oyon SH, Sambut Baik Kedatangan Para Pendemo PT Nafasindo Ke Kantor Bupati

Pemprov Lampung menegaskan, pembangunan jalan harus dibarengi pemeliharaan berkelanjutan agar infrastruktur tetap awet dan memberikan manfaat jangka panjang.

Tiga faktor utama penyebab kerusakan jalan menjadi perhatian serius, yakni drainase buruk, kendaraan overloading, dan kualitas konstruksi yang rendah.

Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga kualitas pembangunan, memastikan fungsi drainase berjalan optimal, serta meningkatkan kesadaran terhadap dampak kelebihan muatan kendaraan.

Para pelaksana proyek juga diwajibkan menjaga standar mutu konstruksi. Seluruh material seperti semen dan batu harus melalui uji laboratorium untuk memastikan kesesuaian dengan spesifikasi teknis.

Selain pembangunan, perawatan rutin seperti pembersihan saluran air dan sistem drainase menjadi kunci menjaga keberlanjutan fungsi jalan.

Lebih dari sekadar infrastruktur, pembangunan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, membuka akses pendidikan, serta memperkuat aktivitas ekonomi di Lampung Timur.

Groundbreaking ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Kepala Dinas BMBK M. Taufiqullah, serta anggota DPRD Lampung dari daerah pemilihan Lampung Timur. (Adpim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB