Kompas 1.id Jakarta_ Direktur Harian Advokasi Tambang Malut. Menduga, Aktor di balik kejahatan PT Arumba Jaya Perkasa.

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas 1.id Jakarta_
Direktur Harian Advokasi Tambang Malut. Menduga, Aktor di balik kejahatan PT Arumba Jaya Perkasa.

PT. Arumba Jaya Perkasa dengan tahap operasional Produksi Nikel dan memiliki IUP yang terletak di kawasan Desa Saramake, Kec. Wasile Selatan. Kabupaten Halmahera Timur.

HANTAM MALUT menduga, bahwa Shanti Alda Natalia adalah Otak Perampasan lahan warga secara brutal di Didesa Saramake, Kec. Wasile Selatan Kab. Halmahera Timur. Sebab beliau, memiliki posisi strategis dalam perusahan ini selaku Direktur Utama. Selain itu, Shanti Alda juga ialah salah satu anggota DPR-RI Aktif dari Fraksi PDIP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang Kami Himpun dalm beberapa bulan hari ini, PT ARUMBA JAYA memang ditolak mayoritas masyarakat desa Saramake. Namun, perusahaan berusaha bertahan dan menggunakan beragam cara agar bisa menambang di kawasan desa Tersebut, termasuk upaya paksa seperti menggusur lahan masyarakat untuk pembangunan jalan tambang (hauling) dan Jety.

Perusahaan tambang juga mengancam masyarakat akan melaporkan kalau tetap dan mempertahankan tanah mereka. Mereka mengancam melaporkan dengan tuduhan menghalang-halangi aktivitas pertambangan sebagaimana ketentuan Pasal 162 UU Pertambangan Mineral dan Batubara.

Baca Juga:  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

PT Arumba Jaya Perkasa, telah melakukan perampasan lahan dengan menggusur lahan masyarakat untuk membuat jalan tambang. Padahal, lahan-lahan itu adalah lahan pertanian yang sudah dikuasai turun-temurun dan dibayar pajak setiap tahun. perusahaan juga akan menyebabkan proses penyingkiran masyarakat, hingga terancam kehilangan akses tanah.

Masyarakat Desa Saramake yang mayoritas sebagai petani terancam kehilangan lahan pertanian, hingga membawa mereka dekat dengan jurang kemiskinan.

Dalam kasus di Desa Saramake ini, masyarakat nampak berjuang sendiri, tak ada dukungan pemerintahan daerah, mulai dari level terendah seperti kepala desa sampai bupati. Perjuangan masyarakat Desa Saramake, atas masa depan mereka masih terus berlangsung. Mereka tdk menyerah. Di depan mata, mereka sadar, masa depan lahan mereka terancam kalau tambang mulai mengeruk. Perjuangan mereka tdk mudah, berhadapan dengan struktur pemerintahan negara.

Padahal Instruksi Presiden Prabowo sangat jelas. Siapa saja yang terlibat melakukan kejahatan terutama masalah pertambangan, akan disikat habis. Nyatanya kecaman Presiden itu hanya berbasis gertakan sambal dihadapan para pemain tambang, terutama Direktur PT Arumba Jaya Perkasa (Shanti Alda Natalia).

(N – Dj).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harumkan Nama Jambi di GBK: Putri AIPDA Hery Jadi Satu-Satunya Pendamping FESI Islami dari Sungai Penuh
Stok BBM Dipastikan Aman,Menteri ESDM Bahlil Lahadalia imbou Masarakat Tetap Tenang”
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa keputusan ini sudah final dan akan diumumkan dalam hitungan hari. Bahkan, ia menegaskan pengumuman tidak akan lewat bulan Maret 2026.
Kementerian Agama RI Menetapkan Satu Syawal 1447 Hijrah Jatuh Pada Hari Sabtu (21/03/2026)
Aktivis kontraS Andre yunus Di siram air keras oleh( OTK) orang tidak kenal Di jakarta pusat”
Diskusi SEMAINDO Bahas Geothermal Halmahera Barat: Antara Transisi Energi Rendah Karbon dan Keadilan Ekologis
KPK Resmi Tahan Eks Menteri Agama Yaqut cholil
Mabes Polri Bagikan 1500 Paket Makanan Takjil kepada Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

Harumkan Nama Jambi di GBK: Putri AIPDA Hery Jadi Satu-Satunya Pendamping FESI Islami dari Sungai Penuh

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:55 WIB

Stok BBM Dipastikan Aman,Menteri ESDM Bahlil Lahadalia imbou Masarakat Tetap Tenang”

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:31 WIB

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa keputusan ini sudah final dan akan diumumkan dalam hitungan hari. Bahkan, ia menegaskan pengumuman tidak akan lewat bulan Maret 2026.

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:37 WIB

Kementerian Agama RI Menetapkan Satu Syawal 1447 Hijrah Jatuh Pada Hari Sabtu (21/03/2026)

Senin, 16 Maret 2026 - 00:43 WIB

Aktivis kontraS Andre yunus Di siram air keras oleh( OTK) orang tidak kenal Di jakarta pusat”

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB