AKTIVIS LULUS TEPAT WAKTU! Luthfi Muchtar Dabigie Patahkan Stigma, Buktikan Akademik dan Perjuangan Bisa Berjalan Seiring

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut kompas1.id
Wisuda yang diraih Luthfi Muchtar Dabigie pada 14 Februari menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa aktif berorganisasi tetap mampu menyelesaikan studi tepat waktu.
Ia menepis stigma lama yang menganggap aktivisme kampus menjadi penghambat kelulusan.

Sejak masuk Jurusan Administrasi Publik FISIP Universitas Garut pada September 2021, Luthfi telah memilih jalan akademik yang beriringan dengan gerakan sosial. Pada April 2023, ia dipercaya menjadi Menteri Kajian Aksi Strategis dan Propaganda BEM FISIP, terlibat dalam perumusan gagasan hingga pengawalan berbagai isu sosial.
Tanggung jawabnya berlanjut pada Desember 2024 saat menjabat Menteri Sosial BEM Universitas Garut, dengan fokus pada kerja-kerja kemanusiaan dan pengabdian masyarakat.

Di luar kampus, Luthfi aktif dalam advokasi bersama Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa Garut serta menjadi Koordinator Lapangan Aksi #IndonesiaGelap pada Februari 2025 di Gedung DPRD Garut, mengangkat isu tata ruang, perlindungan lahan pertanian, dan masa depan ruang hidup masyarakat.
Pada Konferensi Cabang GMNI DPC Garut ke-XIII (Februari–Maret 2025), ia terpilih sebagai Sekretaris Cabang periode 2025–2027. Luthfi juga terlibat langsung dalam pendampingan agraria, memberikan edukasi hukum pertanahan kepada masyarakat serta menjembatani komunikasi warga dengan pemerintah terkait kebijakan tanah, termasuk program PTSL.

Atas dedikasinya, ia dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor 2025 tingkat Kabupaten Garut dalam bidang advokasi dan pendampingan agraria.
Perjalanan ini menegaskan bahwa aktivisme dan akademik bukan dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat saling menguatkan. Wisuda Luthfi menjadi simbol bahwa intelektual muda dapat tetap berpihak pada masyarakat tanpa meninggalkan prestasi akademik. (Ridickpuad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Petugas membersihkan material lumpur dan sampah di jalan dan selokan warga.
Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang,
Penemuan Mayat di Cikelet Gegerkan Warga, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat
Polsek Banjarwangi Tangani Laka Truk Pasir Terguling di Jalur Cikondang
Polsek Leuwigoong Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api di Jembatan Rel
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:03 WIB

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan

Rabu, 22 April 2026 - 12:02 WIB

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan

Sabtu, 4 April 2026 - 04:55 WIB

Petugas membersihkan material lumpur dan sampah di jalan dan selokan warga.

Kamis, 2 April 2026 - 08:54 WIB

Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang,

Rabu, 1 April 2026 - 23:39 WIB

Penemuan Mayat di Cikelet Gegerkan Warga, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB