KOMPAS1.id || Viral di media sosial, Pemerintah Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, sukses menarik perhatian publik setelah membagikan “THR Lebaran” kepada warganya.
Program bantuan yang diberikan menjelang Idulfitri ini bukan sekadar simbolis. Pemerintah desa benar-benar mengalokasikan anggaran besar demi membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.
Sebanyak 1.446 Kepala Keluarga (KK) di Desa Berjo menerima bantuan langsung berupa uang tunai Rp500.000 per KK. Total dana yang digelontorkan pemerintah desa untuk program ini mencapai Rp723 juta.
Penyaluran bantuan dilakukan pada 2–3 Maret 2026 di balai desa setempat dan berlangsung tertib dengan antusiasme tinggi dari warga.
Kepala Desa Berjo, Dwi Haryanto, menjelaskan bahwa bantuan ini bukan program dadakan. Program tersebut sudah masuk dalam APBDes dan menjadi agenda rutin tahunan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan bahan pokok menjelang Idulfitri.
Ketua Percepatan Desa Berjo, Wahyu Budi Utomo, menambahkan bahwa dana program ini berasal dari Pendapatan Asli Desa (PADes).
Program pembagian THR ini juga merupakan bagian dari strategi pembangunan desa melalui
program 3 SBS, yaitu:
Semua Bisa Sarjana
Semua Bisa Sehat
Semua Bisa Sejahtera
Keberhasilan Desa Berjo dalam mengelola PADes hingga mampu menyalurkan bantuan langsung kepada warganya mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah daerah.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menilai langkah tersebut sebagai bukti nyata kemandirian desa dan pengelolaan anggaran yang baik.
Menurutnya, program pembagian THR dari kas desa seperti yang dilakukan Desa Berjo layak dijadikan contoh bagi desa-desa lain, karena mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama menjelang momen penting seperti Idulfitri.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa jika Pendapatan Asli Desa dikelola dengan transparan dan tepat sasaran, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.
#THR# DANA DESA#










