NGABUBURIT PENUH BERKAH KYAI CICALENGKA GELAR KAJIAN KITAB KUNING JELANG BUKA PUAS

Uncategorized136 Dilihat

Kabupaten Bandung.Kompas1.Id
Tradisi menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit di wilayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, tidak melulu diisi dengan berburu makanan bahan ta’jil di jalanan. Di salah satu sudut wilayah yang kental dengan nuansa pesantren ini, ngabuburit diisi dengan kegiatan spiritual yang menyejukkan hati, yakni kajian kitab kuning bersama.

Berdasarkan pantauan di lapangan, di Pondok Pesantren Al Huda, Jl. Rd. Dewi Sartika nomor 107 RT 001/004 Desa Cicalengka Kulon Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, ratusan Kyai tampak khusyuk melakukan kajian kitab kuning bersama. Kegiatan ini telah menjadi tradisi tahunan di Cicalengka, di mana kajian kitab kuning dibahas bersama untuk mengisi waktu luang di bulan Ramadhan dengan ilmu yang bermanfaat.

banner 336x280

Drs. KH. Komarudin AFZ.,M.MPd menyampaikan bahwa Ramadhan adalah momen untuk membersihkan hati, bukan sekadar menahan lapar.
“Ngabuburit yang terbaik adalah yang mendekatkan diri kepada Allah. Dengan mengaji kitab, kita mengerti hakikat puasa dan meningkatkan kualitas ibadah kita” ujar Kyai.

Para jamaah, yang terdiri dari berbagai kalangan usia, mulai dari kyai muda hingga kyai senior, tampak antusias. Kajian ini memberikan alternatif ngabuburit yang edukatif dan menenangkan di tengah hiruk-pikuk suasana sore Ramadhan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama menjelang adzan Maghrib, dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama yang sederhana, mempererat silaturahmi.
“Sangat positif, daripada jalan-jalan gak jelas, lebih baik ngaji di sini. Hati tenang, ilmu bertambah, buka puasa juga jadi lebih nikmat” ujar salah satu jamaah, Ajengan Salim (55 th).
Tradisi “Ngaji Ngabuburit” ini diharapkan terus lestari dan menjadi benteng moral bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Cicalengka, Bandung.***
(Hida Linggaraja)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *