H.Tia Fitriani Anggota DPRD Provinsi Jabar Meminta Semua Pihak Pandu Target Pembangunan Desa

Politik66 Dilihat

BANDUNG KOMPAS1.ID
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dra, H Tia Fitriani, Gelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan di Aula Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung pada Senin (19/1/2026).

Dalam pertemuan ini, “Tia Memaparkan pada awak media, Ia menampung dan menerima sejumlah masukan penting terkait adanya penyesuaian dan pengurangan anggaran untuk pembangunan desa.

banner 336x280

Tia ucapkan Puji syukur Alhamdulillah, bisa hadir langsung di tengah – tengah masyarakat Desa Malakasari. Aspirasi yang disampaikan sangat luar biasa. Tadi disampaikan terkait realisasi anggaran yang belum tepat waktu, termasuk adanya pengurangan, dan tentu ini sangat berpengaruh terhadap proses pembangunan desa,” Ucapnya.

Selanjutnya dengan adanya persoalan tersebut semoga menjadi perhatian semua pihak agar tidak menghambat pelayanan publik untuk mencapai pembangunan pemerintahan desa

Dalam kesempatan itu, Tia juga menegaskan komitmennya untuk mengawal implementasi sembilan program unggulan Jabar Istimewa yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Sembilan program unggulan Jabar Istimewa ini pada dasarnya sangat luar biasa. Salah satunya adalah program ke-9, yang menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan di tingkat desa,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa program tersebut tidak hanya menyasar kepala desa, tetapi juga mencakup aparat desa, perangkat desa, kader PKK, hingga tokoh keagamaan seperti ustaz, sebagai bagian penting dari ekosistem pembangunan desa.

“Semua unsur desa harus diperhatikan untuk menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kesejahteraan dan peran sumber daya manusia di desa,” Ucap Tia.

“Selanjutnya agar setiap program benar-benar terlaksana sesuai dengan tujuan Tia Fitriani menekankan pentingnya pengawalan bersama antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat.

“Semoga dengan adanya pengawalan dari semua pihak, termasuk masyarakat, semua program akan terwujud secara nyata. Masukan dari lapangan sangat penting agar dapat dilakukan perbaikan untuk keberhasilan setiap program pembangunan desa,” Tutupnya.***(ic)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *