Angkat Kearifan Lokal, Pemdes Amar Sakti Bangun BUMDes “Cumo Kunyeik” untuk Ketahanan Pangan

Jambi173 Dilihat

SUNGAI PENUH Kompas1.id
Pemerintah Desa (Pemdes) Amar Sakti terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bertajuk Cumo Kunyeik yang berlokasi di kawasan Tebat Gedang.

BUMDes Cumo Kunyeik difokuskan pada sektor budidaya ikan air tawar terpadu, dengan komoditas utama ikan Nila, Mas, dan Lele. Pemilihan sektor ini dinilai strategis karena didukung oleh kondisi alam yang memadai, ketersediaan air yang stabil, serta meningkatnya kebutuhan protein masyarakat.

banner 336x280

Nama “Cumo Kunyeik” diangkat dari kearifan lokal masyarakat Amar Sakti dan Koto Pandan, yang merujuk pada Sumur Kunyit, sebuah sumur legendaris yang dikenal tidak pernah kering sejak dahulu kala. Sumur tersebut menjadi simbol kemakmuran dan sumber kehidupan masyarakat setempat.

Kepala Desa Amar Sakti, Alpi Pinaldi, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Tebat Gedang dilakukan setelah melalui kajian yang matang. Kawasan tersebut memiliki debit air yang stabil serta kualitas air yang sangat mendukung untuk pengembangan budidaya ikan konsumsi.

Kami ingin menghidupkan kembali semangat Sumur Kunyit sebagai sumber kehidupan. Jika dahulu memberi air, kini melalui BUMDes Cumo Kunyeik diharapkan mampu menghadirkan kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat desa,” ujar Alpi Pinaldi saat meninjau pembangunan kolam, Rabu (14/1).
Saat ini, pembangunan BUMDes Cumo Kunyeik meliputi konstruksi kolam permanen serta penerapan sistem sirkulasi air modern. Ke depan, BUMDes ini tidak hanya menargetkan penjualan ikan segar, tetapi juga berperan sebagai penyedia sumber protein terjangkau bagi masyarakat desa guna membantu menekan angka stunting.

Selain itu, keberadaan BUMDes Cumo Kunyeik diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, khususnya bagi pemuda desa, serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal berbasis potensi desa.

Dalam struktur pengelolaan, BUMDes Cumo Kunyeik Desa Amar Sakti dikelola oleh pengurus yang telah ditetapkan secara resmi. Irsal Prima Libra dipercaya sebagai Direktur, Cecep Sepriadi menjabat sebagai Sekretaris, dan Satnaria Tarigan sebagai Bendahara. Ketiganya diharapkan mampu mengelola BUMDes secara profesional, transparan, dan akuntabel demi kemajuan desa.
Sejumlah praktisi ekonomi lokal menilai penggunaan nama berbasis sejarah dan kearifan lokal seperti Cumo Kunyeik memberikan nilai branding yang kuat, sehingga produk hasil BUMDes memiliki daya tarik lebih saat dipasarkan ke luar wilayah Kota Sungai Penuh.

Proses pembangunan BUMDes ini dilaksanakan secara transparan dengan melibatkan tenaga kerja lokal. Masyarakat menyambut positif langkah Pemdes Amar Sakti, mengingat kawasan Tebat Gedang selama ini merupakan aset desa yang belum tergarap secara optimal.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Pemdes Amar Sakti optimistis panen perdana dapat dilakukan dalam beberapa bulan ke depan dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat desa.

( Deni )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *